Laser Marking vs CIJ: Panduan Memilih Coding yang Tepat

Table of Contents

Laser Marking vs CIJ Panduan Memilih Coding yang Tepat

Di lini produksi modern, pemilihan teknologi coding bukan lagi sekadar urusan mencetak tanggal atau batch number. Keputusan antara laser marking vs CIJ bisa berdampak langsung pada kelancaran produksi, biaya operasional, hingga keterbacaan kode di tangan konsumen. Banyak pabrik baru menyadari konsekuensi ini setelah mesin berjalan, ketika kode mulai sulit terbaca, tinta boros, atau produksi terganggu karena downtime yang tidak terduga.

Artikel ini membahas perbandingan laser marking dan CIJ dari sudut pandang operasional nyata, agar Anda dapat menentukan solusi coding yang paling masuk akal untuk kebutuhan produksi Anda, bukan sekadar yang terlihat unggul di atas kertas.

Pengertian Laser Marking

Laser marking coding 2025

Laser marking adalah teknologi penandaan tanpa tinta yang menggunakan sinar laser untuk mengubah permukaan material secara permanen. Sistem ini banyak digunakan pada lini produksi yang membutuhkan kode yang tahan lama, konsisten, dan minim perawatan.

Prinsip Kerja

Laser bekerja dengan memfokuskan sinar energi tinggi ke permukaan produk. Energi ini akan menyebabkan perubahan warna, pengukiran mikro, atau reaksi kimia ringan pada material, sehingga membentuk teks, angka, atau kode tanpa menyentuh produk secara fisik.

Baca juga: Apa Itu Laser Marking? Panduan Lengkap & Aplikasinya [2026]

Pengertian Printer CIJ (Continuous Inkjet)?

Continuous inkjet printer cij 1000 2000 series

CIJ (Continuous Inkjet) adalah teknologi coding berbasis tinta cair yang menyemprotkan tetesan tinta berkecepatan tinggi ke permukaan produk tanpa kontak langsung. CIJ dikenal sebagai solusi yang sangat fleksibel dan andal untuk berbagai kebutuhan produksi.

Prinsip Kerja

Pada sistem CIJ, tinta dipompa secara kontinu dan dipecah menjadi tetesan-tetesan kecil. Tetesan ini kemudian diarahkan secara presisi untuk membentuk karakter atau kode pada produk yang sedang bergerak di conveyor, bahkan pada kecepatan tinggi.

Baca juga: Panduan Lengkap Continuous Inkjet Printer 2026

Perbandingan Laser Marking vs CIJ

Cij printer untuk kayu

1. Kualitas & Ketahanan Kode

Laser Marking menghasilkan kode yang bersifat permanen karena kode terbentuk dari perubahan struktur permukaan material itu sendiri. Hasil marking tidak mudah luntur, pudar, atau terhapus meskipun terkena gesekan, kelembapan, atau waktu simpan yang panjang. Hal ini menjadikan laser sangat ideal untuk produk dengan tuntutan keterbacaan jangka panjang.

CIJ (Continuous Inkjet) menghasilkan kode menggunakan tinta cair, sehingga ketahanan kode sangat bergantung pada jenis tinta dan karakter substrat. Dengan pemilihan tinta yang tepat, CIJ tetap mampu menghasilkan kode yang jelas dan tahan lama, namun tidak se-permanen laser.

Relevan untuk:

  • Traceability produk di seluruh rantai distribusi

  • Produk dengan tuntutan regulasi seperti BPOM, SNI, dan audit kualitas

2. Fleksibilitas Material & Aplikasi

Laser Marking memiliki keterbatasan pada jenis material tertentu. Tidak semua plastik atau kemasan fleksibel dapat ditandai dengan hasil optimal, sehingga perlu analisa material dan uji aplikasi sebelum implementasi.

Sebaliknya, CIJ unggul dalam fleksibilitas aplikasi. Teknologi ini dapat mencetak di berbagai material seperti plastik, botol, kabel, foil, logam, dan kemasan fleksibel lainnya, termasuk permukaan melengkung dan licin.

3. Kecepatan Produksi & Stabilitas Line

Laser Marking menawarkan operasi yang stabil karena tidak membutuhkan refill tinta atau penggantian consumables saat produksi berjalan. Hal ini membantu menjaga konsistensi output dan mengurangi interupsi kecil di lini produksi.

CIJ, di sisi lain, dikenal sangat andal untuk line speed tinggi. Dengan kemampuan multi-head dan respon cepat terhadap perubahan kecepatan conveyor, CIJ mampu mengikuti produksi massal tanpa mengorbankan keterbacaan kode.

4. Biaya Operasional & Total Cost of Ownership (TCO)

Dari sisi biaya, laser marking membutuhkan investasi awal yang lebih tinggi, namun biaya operasional jangka panjang relatif rendah karena tidak ada konsumsi tinta atau pelarut. Ini membuat laser menarik untuk penggunaan jangka panjang dengan volume stabil.

CIJ menawarkan harga mesin yang lebih ekonomis di awal, namun memiliki biaya rutin untuk tinta dan consumables. Meski demikian, dengan manajemen tinta yang tepat, biaya ini tetap dapat dikontrol dan disesuaikan dengan kebutuhan produksi.

5. Maintenance & Downtime Produksi

Laser Marking dikenal dengan kebutuhan maintenance yang minimal. Tidak ada sistem tinta yang perlu dibersihkan, sehingga risiko downtime akibat clogging atau kebocoran dapat ditekan.

CIJ memang membutuhkan proses cleaning dan perawatan rutin, namun pada sistem modern, proses ini cepat, terkontrol, dan sudah menjadi bagian dari prosedur standar produksi.

6. Keamanan Operator & Lingkungan Kerja

Laser marking modern telah dilengkapi dengan enclosure, safety interlock, dan sistem proteksi yang memenuhi standar keselamatan industri, sehingga aman digunakan di lingkungan produksi.

Sementara itu, CIJ telah lama digunakan sebagai standar industri, dengan ketersediaan tinta food grade dan sistem tertutup yang aman bagi operator dan lingkungan kerja.

Perbandingan Mesin Laser Marking dan CIJ

KriteriaLaser MarkingCIJ (Continuous Inkjet)
Prinsip CodingMengubah permukaan material dengan sinar laserMenyemprotkan tinta cair secara non-kontak
Jenis KodePermanen, tidak lunturTergantung tinta & substrat
Ketahanan KodeSangat tinggi, cocok untuk jangka panjangBaik hingga sangat baik dengan tinta yang tepat
ConsumablesTidak ada tinta atau solventMenggunakan tinta & make-up
Investasi AwalLebih tinggiLebih ekonomis
Biaya OperasionalRendah dalam jangka panjangAda biaya rutin, tapi terkontrol
Fleksibilitas MaterialTerbatas pada material tertentuSangat fleksibel (plastik, botol, foil, kabel, dll.)
Kecepatan ProduksiStabil, tanpa refillSangat cocok untuk line speed tinggi
Changeover ProdukKurang fleksibel untuk banyak SKUSangat fleksibel untuk multi-SKU
MaintenanceMinimalRutin, cepat, dan terstandar
Downtime RisikoRendahRendah jika perawatan baik
Keamanan OperatorAman dengan enclosure & safety interlockStandar industri, tinta food grade tersedia
Aplikasi IdealTraceability permanen, regulasi ketatProduksi massal, kemasan beragam

Baca juga: Laser Marking vs TIJ: Mana Lebih Efisien untuk Produksi?

Studi Kasus: Dampak Pemilihan Laser Marking vs CIJ di Lini Produksi

Laser marking panel wood

Sebuah pabrik memiliki 3 jenis kemasan dan 2 line produksi aktif.
Produk diproduksi dalam volume besar dengan variasi SKU yang cukup sering, serta tuntutan kode produksi yang jelas untuk kebutuhan distribusi dan audit kualitas.

Kondisi Produksi:

  • 3 jenis kemasan: botol plastik, kemasan fleksibel, dan karton luar

  • 2 line produksi dengan kecepatan berbeda

  • Perubahan produk dan desain kemasan terjadi secara berkala

  • Kode yang dicetak: tanggal kedaluwarsa dan batch number

Jika Menggunakan Laser Marking

Dengan laser marking, pabrik mendapatkan kode yang sangat permanen dan konsisten tanpa ketergantungan pada tinta atau consumables. Risiko kode luntur dapat dieliminasi, dan kebutuhan maintenance harian menjadi sangat minimal.

Namun, konsekuensi yang muncul adalah keterbatasan fleksibilitas aplikasi. Tidak semua material kemasan memberikan hasil marking yang optimal, sehingga dibutuhkan pengaturan khusus atau bahkan unit laser terpisah untuk jenis kemasan tertentu. Selain itu, investasi awal yang lebih tinggi perlu dipertimbangkan, terutama ketika variasi produk cukup sering berubah.

Implikasi utama:

  • Cocok untuk produk dengan spesifikasi kemasan yang stabil

  • Kurang fleksibel untuk multi-SKU dan frequent changeover

  • Biaya awal lebih besar, tapi stabil di jangka panjang

Jika Menggunakan CIJ (Continuous Inkjet)

Dengan CIJ, pabrik memperoleh fleksibilitas tinggi untuk mencetak di ketiga jenis kemasan tanpa perubahan sistem yang signifikan. Satu teknologi dapat digunakan di kedua line produksi, meskipun dengan kecepatan yang berbeda. Proses changeover produk juga lebih cepat dan mudah.

Konsekuensinya, pabrik perlu mengelola tinta dan perawatan rutin. Jika pemilihan tinta tidak tepat atau maintenance diabaikan, kualitas cetak bisa menurun dan berpotensi menyebabkan gangguan kecil pada produksi.

Implikasi utama:

  • Sangat cocok untuk multi-kemasan dan variasi produk

  • Adaptif terhadap perbedaan kecepatan line

  • Biaya operasional perlu dikelola, namun tetap terkontrol

Kesimpulan dari Studi Kasus Ini

Dalam kondisi ini, CIJ cenderung lebih praktis untuk kebutuhan produksi yang fleksibel, sementara laser marking lebih ideal untuk aplikasi dengan spesifikasi kemasan yang konsisten dan tuntutan kode permanen.

Inilah alasan mengapa banyak pabrik akhirnya memilih kombinasi teknologi, agar setiap line dan aplikasi mendapatkan solusi yang paling optimal.

Kesimpulan

Perbandingan laser marking vs CIJ menunjukkan bahwa tidak ada satu teknologi yang selalu paling unggul untuk semua lini produksi. Laser marking ideal untuk kebutuhan kode permanen, minim perawatan, dan efisiensi jangka panjang pada aplikasi yang stabil. Sebaliknya, CIJ lebih fleksibel untuk berbagai material, variasi produk, dan line speed tinggi.

Dalam praktiknya, banyak pabrik justru memperoleh hasil paling optimal dengan mengombinasikan laser marking dan CIJ sesuai kebutuhan tiap line. Dengan analisa aplikasi yang tepat sejak awal, sistem coding dapat berjalan lebih efisien, stabil, dan mendukung kualitas produk secara konsisten.

Tag :

Share artikel ini

Hubungi expert coding & marking kami hari ini

Jelajahi bagaimana continuous inkjet printers Gressler dapat meningkatkan operasional kemasan Anda!

Anda mungkin juga suka artikel ini