Botol plastik sering dianggap sebagai media cetak yang sederhana, namun di lini produksi kenyataannya justru sebaliknya. Permukaan yang licin, bentuk melengkung, serta kecepatan line yang tinggi membuat proses coding pada botol plastik menjadi tantangan tersendiri. Tidak sedikit pabrik mengalami hasil cetak yang tidak konsisten, kode mudah luntur, atau printer yang tidak mampu mengikuti ritme produksi. Karena itu, pemilihan teknologi CIJ vs TIJ untuk botol plastik tidak bisa dilakukan hanya berdasarkan spesifikasi mesin, tetapi harus dilihat dari kecocokannya dengan kondisi produksi nyata.
Artikel ini membahas perbandingan CIJ dan TIJ secara praktis, agar Anda dapat menentukan solusi coding yang paling stabil dan efisien untuk lini bottling Anda.
Tantangan Khusus Coding di Botol Plastik

Sebelum membandingkan teknologi coding, penting untuk memahami bahwa botol plastik memiliki karakteristik unik yang membuat proses pencetakan kode jauh lebih menantang dibandingkan kemasan datar seperti karton atau label.
1. Permukaan Non-Porous & Licin
Botol plastik umumnya memiliki permukaan non-porous, sehingga tinta tidak dapat menyerap seperti pada kertas atau karton. Akibatnya, tinta cenderung mudah menyebar, mengalir, atau terhapus jika tidak memiliki formulasi yang tepat. Inilah penyebab umum kode terlihat buram atau mudah luntur, terutama pada botol yang masih hangat atau lembap setelah proses filling.
2. Bentuk Silinder & Konikal
Sebagian besar botol plastik berbentuk silinder atau konikal, bukan permukaan datar. Bentuk ini menuntut sistem coding memiliki toleransi jarak dan sudut cetak yang baik. Sedikit pergeseran posisi botol dapat menyebabkan karakter tidak sejajar, terpotong, atau tidak terbaca secara konsisten.
3. Perbedaan Jenis Plastik (PET, HDPE, PP)
Tidak semua plastik bereaksi sama terhadap tinta. PET, HDPE, dan PP memiliki karakter permukaan dan energi permukaan yang berbeda, sehingga memengaruhi daya lekat dan waktu kering tinta. Tanpa penyesuaian tinta atau setting aplikasi, hasil cetak yang baik di satu jenis botol belum tentu berhasil di jenis botol lainnya.
4. Posisi Cetak (Neck, Body, Base)
Lokasi cetak pada botol juga memengaruhi kualitas hasil coding. Cetak di neck sering memiliki area sempit dan melengkung tajam, sementara di body rentan terkena gesekan saat handling. Cetak di base menghadapi tantangan stabilitas botol dan visibilitas kode. Setiap posisi membutuhkan pendekatan aplikasi yang berbeda.
5. Waktu Kering Tinta vs Kecepatan Line
Di lini bottling, botol bergerak sangat cepat. Jika waktu kering tinta lebih lambat dibandingkan kecepatan line, kode berisiko smear atau rusak sebelum benar-benar kering. Tantangan ini sering muncul saat line speed dinaikkan tanpa penyesuaian teknologi coding atau jenis tinta yang digunakan.
Sekilas Tentang CIJ & TIJ untuk Botol Plastik
CIJ untuk Botol Plastik

CIJ (Continuous Inkjet) merupakan salah satu teknologi coding yang paling umum digunakan di lini bottling karena sifatnya yang non-contact dan fleksibel. Sistem ini mencetak kode tanpa menyentuh permukaan botol, sehingga tetap stabil meskipun botol bergerak cepat atau tidak selalu berada di posisi yang benar-benar presisi.
Salah satu keunggulan utama CIJ adalah tinta yang cepat kering, terutama pada material plastik non-porous seperti PET, HDPE, dan PP. Dengan formulasi tinta yang tepat, kode dapat langsung kering meskipun botol bergerak cepat setelah proses filling. Selain itu, CIJ memiliki toleransi yang baik terhadap permukaan melengkung, sehingga cocok untuk botol silinder atau konikal tanpa memerlukan positioning yang terlalu ketat.
TIJ untuk Botol Plastik
TIJ (Thermal Inkjet) dikenal dengan kemampuan menghasilkan resolusi cetak yang tinggi, sehingga tampilan kode terlihat lebih tajam dan rapi. Teknologi ini sering dipilih ketika kualitas visual menjadi prioritas utama, misalnya untuk karakter kecil atau teks yang membutuhkan detail tinggi.
Namun, TIJ berbasis cartridge tinta, sehingga kinerjanya sangat dipengaruhi oleh kondisi cartridge dan pengaturan aplikasi. Pada botol plastik, TIJ cenderung sensitif terhadap jarak print dan permukaan cetak. Perubahan kecil pada posisi botol atau ketidakteraturan permukaan dapat memengaruhi konsistensi hasil cetak, terutama di lini produksi dengan kecepatan tinggi.
CIJ vs TIJ Dilihat dari Tantangan Utama di Production Line Botol Plastik

1. Konsistensi Cetak di Permukaan Melengkung
Pada botol plastik dengan bentuk silinder atau konikal, konsistensi jarak antara printhead dan permukaan botol sangat menentukan hasil cetak.
CIJ memiliki toleransi jarak yang lebih lebar, sehingga tetap mampu menghasilkan kode yang terbaca meskipun posisi botol sedikit bergeser atau tidak selalu presisi di conveyor.
Sebaliknya, TIJ membutuhkan positioning yang sangat presisi. Perubahan kecil pada jarak print atau sudut botol dapat menyebabkan karakter tidak utuh, terpotong, atau terlihat tidak konsisten antar botol.
2. Ketahanan Kode di Plastik Licin
Plastik non-porous seperti PET, HDPE, dan PP dikenal licin dan sulit ditangani. CIJ mengatasi tantangan ini dengan tinta khusus plastik yang diformulasikan agar cepat kering dan memiliki daya lekat yang baik, sehingga kode tetap jelas meskipun botol bersentuhan atau ditangani segera setelah dicetak.
TIJ menghasilkan cetakan yang cepat kering, namun ketahanan kode sangat bergantung pada jenis cartridge dan kondisi permukaan botol. Jika cartridge atau setting aplikasi tidak sesuai, kode berisiko mudah terhapus atau luntur.
3. Kecepatan Line & Sinkronisasi Conveyor
Di lini bottling berkecepatan tinggi, printer harus mampu mengikuti ritme mesin filling dan capping tanpa jeda. CIJ unggul di aplikasi high-speed bottling, karena sistemnya dirancang untuk mencetak secara kontinu dan stabil pada kecepatan tinggi.
TIJ umumnya lebih cocok untuk kecepatan menengah, terutama pada line dengan ritme yang stabil dan minim fluktuasi. Pada kecepatan sangat tinggi, TIJ dapat menghadapi keterbatasan dalam sinkronisasi dan konsistensi cetak.
4. Downtime & Operasional Harian
Dari sisi operasional, CIJ membutuhkan maintenance rutin, seperti cleaning dan pengecekan tinta. Namun proses ini sudah terstandar dan dapat dijadwalkan, sehingga downtime bisa dikontrol dengan baik.
Sementara itu, TIJ menawarkan penggantian cartridge yang cepat, tetapi sistemnya lebih sensitif terhadap kondisi lingkungan, jarak cetak, dan kualitas cartridge itu sendiri. Jika tidak dikelola dengan baik, gangguan kecil bisa lebih sering terjadi.
Baca juga: Laser Marking vs TIJ: Mana Lebih Efisien untuk Produksi?
Tabel Perbandingan CIJ vs TIJ untuk Botol Plastik
| Kriteria | CIJ (Continuous Inkjet) | TIJ (Thermal Inkjet) |
|---|---|---|
| Permukaan Botol | Sangat cocok untuk permukaan non-porous dan licin seperti PET, HDPE, dan PP | Cocok pada permukaan yang relatif stabil dan konsisten |
| Line Speed | Unggul untuk high-speed bottling dan produksi kontinu | Lebih optimal untuk kecepatan menengah dan ritme stabil |
| Tinta / Cartridge | Menggunakan tinta khusus plastik yang cepat kering dan tahan gesekan | Berbasis cartridge; hasil sangat tergantung jenis dan kondisi cartridge |
| Toleransi Posisi | Toleransi jarak dan sudut cetak lebih lebar | Membutuhkan jarak print dan positioning yang sangat presisi |
| Stabilitas Jangka Panjang | Sangat stabil untuk produksi massal dan multi-shift | Stabil jika lingkungan terkontrol dan aplikasi konsisten |
Kapan CIJ Lebih Masuk Akal untuk Botol Plastik?
CIJ (Continuous Inkjet) menjadi pilihan yang lebih masuk akal ketika kondisi produksi menuntut kecepatan, fleksibilitas, dan toleransi tinggi terhadap variasi di lapangan. Berikut situasi di mana CIJ paling efektif digunakan pada botol plastik:
High-speed bottling
CIJ dirancang untuk mencetak secara kontinu dan stabil pada kecepatan tinggi. Teknologi ini mampu mengikuti ritme mesin filling dan capping tanpa mengorbankan keterbacaan kode, sehingga cocok untuk lini produksi dengan output besar.Permukaan botol melengkung
Dengan toleransi jarak dan sudut cetak yang lebih lebar, CIJ tetap konsisten pada botol silinder atau konikal, meskipun terjadi sedikit pergeseran posisi di conveyor.Multi-SKU dan variasi produk
CIJ sangat fleksibel untuk lini dengan banyak ukuran botol, desain kemasan, dan perubahan kode yang sering. Proses changeover relatif cepat tanpa penyesuaian mekanis yang kompleks.Lingkungan produksi yang aktif
Di area produksi dengan getaran, debu, atau aktivitas operator yang tinggi, CIJ lebih toleran terhadap kondisi tersebut. Selama perawatan rutin dilakukan, sistem tetap stabil untuk operasi harian.
Baca juga: Laser Marking vs CIJ: Panduan Memilih Coding yang Tepat
Kapan TIJ Lebih Efektif Digunakan?
TIJ (Thermal Inkjet) menjadi pilihan yang efektif ketika kebutuhan produksi lebih menekankan kualitas visual cetak, kesederhanaan sistem, dan kontrol aplikasi yang stabil. Berikut kondisi di mana TIJ paling tepat digunakan:
Resolusi kecil & rapi
TIJ unggul dalam menghasilkan teks kecil, tajam, dan bersih. Teknologi ini sangat cocok untuk kode dengan ukuran font kecil, logo sederhana, atau informasi tambahan yang membutuhkan tampilan rapi dan mudah dibaca.Line speed stabil
TIJ bekerja optimal pada lini produksi dengan kecepatan yang konsisten dan tidak terlalu tinggi. Dengan ritme conveyor yang stabil, hasil cetak dapat dipertahankan tetap presisi tanpa risiko karakter terpotong atau tidak sejajar.Area cetak flat terbatas
TIJ paling efektif ketika area cetak pada botol relatif kecil dan datar, misalnya di area label atau panel tertentu. Pada kondisi ini, kontrol jarak print dapat dijaga dengan lebih mudah.Budget awal efisien
Dari sisi investasi awal, TIJ umumnya lebih ekonomis dibandingkan CIJ. Hal ini menjadikannya pilihan menarik untuk lini produksi dengan skala kecil hingga menengah atau untuk aplikasi spesifik tanpa kompleksitas tinggi.
Peran Vendor dalam Menentukan Hasil (Bukan Sekadar Mesin)
Dalam praktik di lini produksi, perbedaan hasil coding sering kali bukan disebabkan oleh pilihan teknologi semata, melainkan oleh bagaimana solusi tersebut diterapkan dan didukung oleh vendor. Mesin CIJ atau TIJ yang tepat tetap membutuhkan pendekatan aplikasi yang benar agar hasil cetak stabil dan konsisten dalam jangka panjang.
Pendekatan Konsultasi Aplikasi
Gressler memulai setiap proyek dengan konsultasi aplikasi, bukan langsung menawarkan mesin. Tim Gressler mempelajari detail produksi seperti jenis botol plastik, material (PET, HDPE, PP), kecepatan line, posisi cetak, hingga tantangan operasional di lapangan. Pendekatan ini membantu memastikan teknologi yang direkomendasikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan produksi, bukan sekadar spesifikasi produk.
Trial Material untuk Memastikan Kecocokan
Sebelum implementasi, Gressler mendorong trial material langsung menggunakan botol dan kondisi produksi aktual. Dengan uji ini, hasil cetak, waktu kering tinta, dan ketahanan kode dapat divalidasi sejak awal, sehingga risiko masalah setelah instalasi bisa ditekan secara signifikan.
Support & Spare Part yang Siap Produksi
Gressler memahami bahwa downtime sekecil apa pun berdampak langsung ke output produksi. Karena itu, dukungan teknis, ketersediaan spare part, dan suplai consumables menjadi bagian penting dari layanan Gressler. Respons yang cepat membantu lini produksi tetap berjalan stabil tanpa gangguan berkepanjangan.
Training Operator untuk Hasil yang Konsisten
Selain mesin, operator memegang peranan penting dalam menjaga kualitas cetak. Gressler menyediakan training operator yang praktis dan mudah dipahami, sehingga setting mesin, penggantian tinta atau cartridge, serta perawatan harian dapat dilakukan dengan benar dan konsisten.
Kesimpulan
Pemilihan CIJ vs TIJ untuk botol plastik tidak bisa disamaratakan, karena setiap lini bottling memiliki tantangan yang berbeda. CIJ unggul dalam menghadapi kecepatan tinggi, permukaan botol yang melengkung dan licin, serta variasi produk yang sering berubah. Sementara itu, TIJ lebih efektif untuk aplikasi dengan line speed stabil, area cetak yang terbatas dan relatif datar, serta kebutuhan hasil cetak yang rapi dengan investasi awal yang lebih efisien.
Kunci keberhasilan bukan terletak pada teknologi mana yang terlihat lebih unggul, melainkan pada kesesuaian antara karakter botol, kondisi produksi, dan target operasional.




