

Tantangan Coding pada Karung Beras
Keunggulan CIJ untuk Karung Beras


Tantangan Coding pada Karung Beras
Keunggulan TIJ untuk Karung Beras
Mesin Gressler dapat digunakan pada semua jenis plastik (keras, fleksibel, suhu tinggi atau rendah) sehingga fleksibel untuk kebutuhan pengemasan apa pun
Gressler menyediakan layanan purna jual penuh dengan dukungan teknisi 24 jam dan perawatan rutin agar mesin coding selalu siap operasi.
Operator dan teknisi Anda mendapatkan pelatihan penggunaan mesin dan pemilihan tinta yang tepat untuk plastik, memastikan pengoperasian optimal.
Mesin Gressler menghasilkan cetakan tajam dan sangat jelas. Kode dan teks pada kemasan plastik mudah terbaca (tidak buram) bahkan pada kecepatan tinggi.
Gressler mendukung proses produksi berkecepatan tinggi tanpa mengurangi kualitas.
Biaya tinta dan pita ribbon Gressler kompetitif mengingat kualitas cetak premium.
Berbagai industri mempercayakan Gressler untuk menjaga kualitas cetak tetap konsisten, meminimalkan downtime, dan memastikan produksi berjalan lancar dengan dukungan teknis yang responsif.

Fajar Wahyu Adi
PT Pangansari Utama Food Industri

Setelah menggunakan Handheld Gressler, proses kerja jadi lebih cepat, hemat, dan praktis. Setting mudah dipelajari, cukup satu kali pertemuan sudah bisa langsung digunakan. Respons servis juga sangat cepat, saat mesin dibawa hingga ke Saudi Arabia, kami tetap bisa langsung menghubungi teknisi saat ada kendala. Sangat membantu. Dibanding mesin lama yang lebih rumit, handheld Gressler jauh lebih simple dan fleksibel, bahkan bisa masuk ke kabin.
Lihat bagaimana mesin coding Gressler membantu menjaga kualitas cetak dan membuat produksi tetap berjalan lancar setiap hari.

Aditya Pamungkas
Manager Produksi, PT Amerta Indah Otsuka

Penggunaan tinta lebih kompetitif saat dibandingkan dengan sistem coding lain. Hasil cetak selalu jelas dan tajam, tanpa blur. Maintenance lebih praktis, dan setiap ada kendala, tim service merespons dengan cepat. Dukungan after-sales melalui telepon maupun email juga sangat responsif.
Lihat bagaimana mesin coding Gressler membantu menjaga kualitas cetak dan membuat produksi tetap berjalan lancar setiap hari.

Eko Tarsitor & Lina
Operator Produksi & Kepala Produksi, PJ Herbal Nusantara

Produksi kami berjalan 8 jam per hari dengan output sekitar 60 kg. Saat memilih mesin coding, hal utama yang kami pertimbangkan adalah dukungan teknisi, apakah bisa datang langsung ke pabrik jika dibutuhkan. Gressler mampu memberikan support tersebut. Kami juga membutuhkan mesin yang efisien dan fleksibel mengikuti jadwal produksi, karena pengalaman sebelumnya mesin cepat tidak bisa digunakan lagi. Setelah menggunakan Gressler, pekerjaan menjadi lebih cepat dan mudah. Awalnya memang perlu adaptasi, namun sekarang sudah terbiasa dan operasional jauh lebih lancar.
Lihat bagaimana mesin coding Gressler membantu menjaga kualitas cetak dan membuat produksi tetap berjalan lancar setiap hari.

Rusli
SPV Production PT Orson Indonesia

Hasil coding lebih tebal, jelas, dan kualitas tinta terlihat lebih baik. Setting mesin juga mudah sehingga operator cepat beradaptasi. Saat ini kami menggunakan GC1600 dan GT1000 untuk dua jenis packaging: plastik dan inner berbahan kertas. Performa mesin sangat stabil, bahkan downtime hanya hitungan detik, jauh lebih cepat dibanding mesin sebelumnya yang sering mengalami delay cukup lama.
Lihat bagaimana mesin coding Gressler membantu menjaga kualitas cetak dan membuat produksi tetap berjalan lancar setiap hari.
Jika kebutuhan Anda lebih spesifik atau ingin mendiskusikan kondisi lini produksi secara langsung, tim Gressler siap membantu dengan konsultasi teknis dan rekomendasi solusi yang sesuai.
Ya, terutama CIJ (Continuous Inkjet) sangat umum digunakan untuk mencetak setelah proses jahit karung (bag closer) saat karung masih berjalan di conveyor.
CIJ mampu mencetak tanpa harus menghentikan karung, sehingga:
Tidak mengganggu flow produksi
Tetap stabil di line cepat
Cocok untuk inline printing setelah sewing
Dalam praktik industri beras, coding paling sering dilakukan:
Setelah karung dijahit (post-sewing) → lebih aman karena posisi karung sudah fix
Sebelum dijahit → jarang digunakan karena posisi karung belum stabil
Pemilihan posisi sangat penting untuk memastikan kode tidak bergeser atau miss print.
Ya, dengan pemilihan tinta yang tepat:
Tinta CIJ dapat cepat kering dan cukup tahan gesekan ringan
Untuk karung laminated, tinta dapat disesuaikan agar lebih kuat menempel
Namun untuk distribusi berat (stacking tinggi), biasanya disarankan:
Ukuran font cukup besar
Posisi cetak tidak di area yang sering bergesekan
Masalah ini sering terjadi karena:
Permukaan woven tidak rata
Jarak printhead terlalu jauh/dekat
Kecepatan line tidak sinkron dengan printer
Solusinya:
Gunakan teknologi non-contact seperti CIJ
Atur jarak dan posisi printhead dengan benar
Gunakan tinta yang sesuai dengan material karung
Bisa, terutama untuk:
Karung laminated (permukaan halus)
Kode kecil dan rapi
Area cetak terbatas
Namun untuk line cepat dan permukaan woven kasar, CIJ biasanya lebih stabil.
Untuk karung laminated, masalah umum adalah tinta mudah bergeser.
Solusinya:
Gunakan tinta yang fast drying dan high adhesion
Pastikan ada waktu cukup sebelum karung ditumpuk
Hindari area cetak yang langsung bergesekan
Ya, printer coding dapat diintegrasikan dengan:
Mesin jahit karung
Conveyor setelah bag closer
Area sebelum stacking
Integrasi ini memungkinkan proses coding berjalan otomatis tanpa tambahan manpower.
Umumnya digunakan ukuran:
10–20 mm untuk tanggal & batch (agar terlihat dari jarak jauh)
Bisa lebih besar untuk distribusi atau warehouse identification
Ukuran font harus mempertimbangkan:
Jarak baca
Kondisi gudang
Proses distribusi
Bisa. Printer coding dapat disesuaikan dengan:
Posisi printhead adjustable
Template kode berbeda untuk tiap produk
Sensor trigger yang mengikuti ukuran karung
Sehingga tidak perlu setup ulang yang kompleks saat ganti ukuran.
Beberapa praktik terbaik:
Gunakan mesin yang memang industrial grade (CIJ)
Lakukan maintenance rutin ringan
Gunakan tinta yang sesuai aplikasi
Pastikan operator memahami setting dasar