Batch number machine adalah mesin coding yang digunakan untuk mencetak batch number, lot number, manufacturing date, expiry date, serial number, barcode, QR code, dan informasi produksi lainnya secara langsung pada produk atau kemasan.
Tidak semua batch printing machine cocok untuk material dan production line yang sama. Botol, pouch, karton, flexible film, kabel, hingga karung memiliki karakteristik berbeda sehingga membutuhkan teknologi, tinta, dan metode cetak yang sesuai. Kecepatan line, ukuran kode, jumlah data, kondisi lingkungan produksi, serta kebutuhan keterbacaan juga perlu dipertimbangkan sebelum memilih mesin. Untuk memahami perbedaan teknologi dan menentukan mesin yang paling sesuai dengan kebutuhan produksi, simak panduan lengkapnya dalam artikel ini.
Apa Itu Batch Number Machine?

Batch number machine adalah mesin coding yang digunakan untuk mencetak variable information, yaitu informasi yang berubah mengikuti proses produksi, batch, atau lot tertentu. Data ini biasanya dicetak saat produk atau kemasan masuk ke proses coding, baik secara inline di production line maupun secara offline untuk kebutuhan manual atau batch kecil.
Informasi yang dapat dicetak antara lain:
BATCH | LOT | MFG | EXP | Serial Number | Barcode | QR Code | Data Matrix
Berbeda dengan informasi kemasan tetap seperti desain, merek, atau komposisi yang sudah dicetak sebelumnya, data batch perlu diperbarui mengikuti jadwal dan hasil produksi.
Istilah batch printing machine, batch coding machine, dan batch number printing machine sering digunakan untuk merujuk pada kategori mesin yang sama, walaupun teknologi printernya dapat berbeda, seperti CIJ, TIJ, TTO, laser marking, DOD, atau handheld inkjet.
Kenapa Batch Number Penting dalam Proses Produksi?

Batch number membantu perusahaan melacak produk berdasarkan kelompok atau periode produksinya. Informasi ini penting karena satu batch biasanya memiliki riwayat bahan, waktu produksi, operator, mesin, dan hasil quality control yang saling terkait.
Dalam praktiknya, batch number membantu proses:
- Traceability — menelusuri asal dan riwayat produk.
- Quality control — menghubungkan hasil pemeriksaan dengan batch tertentu.
- Product recall — membatasi penarikan hanya pada batch yang terdampak.
- Identifikasi produksi — mengetahui kapan dan dalam kondisi apa produk dibuat.
- Audit — mempermudah pencocokan data produksi dan dokumentasi.
- Inventory — membantu pengelolaan stok berdasarkan batch atau lot.
- Troubleshooting — mempercepat investigasi jika ditemukan defect atau keluhan produk.
Karena itu, batch number bukan sekadar kode tambahan pada kemasan. Kode ini menjadi bagian penting dari sistem identifikasi dan traceability yang membantu production, quality control, warehouse, dan management mengambil tindakan dengan lebih cepat dan terarah.
Apa yang Bisa Dicetak dengan Batch Printing Machine?

Batch printing machine tidak hanya digunakan untuk mencetak batch number. Mesin ini juga dapat mencetak berbagai variable information yang berubah mengikuti proses produksi, jadwal, atau identitas setiap produk.
Informasi yang umum dicetak antara lain:
- Batch number
- LOT number
- Manufacturing date (MFG)
- Expiry date (EXP)
- Time / shift code
- Serial number
- Product code
- Barcode
- QR Code
- Data Matrix
- Counter atau nomor berurutan
Contohnya:
BATCH: A131026
MFG: 13/10/2026
EXP: 13/10/2027
Kemampuan mencetak data tersebut bergantung pada teknologi yang digunakan. CIJ cocok untuk coding cepat dan sederhana maupun multi-line, sedangkan TIJ, TTO, atau laser dapat dipertimbangkan ketika membutuhkan barcode, QR Code, Data Matrix, atau hasil dengan detail lebih tinggi.
Apa Saja Jenis Batch Number Machine?
Batch number machine tersedia dalam beberapa teknologi dengan karakteristik dan aplikasi yang berbeda. Pemilihannya perlu disesuaikan dengan material, kecepatan production line, ukuran kode, jenis data yang dicetak, dan metode produksi.
Jenis yang umum digunakan antara lain CIJ, TIJ, TTO, Laser Marking, DOD, dan Handheld Inkjet.
Continuous Inkjet Printer (CIJ)

Continuous Inkjet Printer atau CIJ Printer bekerja dengan sistem non-contact, sehingga printhead tidak perlu menyentuh langsung permukaan produk.
Teknologi ini cocok untuk production line berkecepatan tinggi dan proses coding yang berjalan terus-menerus. CIJ juga fleksibel untuk produk dengan bentuk melengkung atau tidak rata.
Material yang umum dicetak antara lain:
- botol;
- plastik;
- kaca;
- metal;
- kabel;
- produk extrusion;
- pouch tertentu.
CIJ ideal untuk kebutuhan high-speed batch coding, misalnya pencetakan batch number, LOT, MFG, EXP, atau kode produksi pada produk yang terus bergerak di conveyor.
Thermal Inkjet Printer (TIJ)

Thermal Inkjet Printer atau TIJ Printer lebih dikenal untuk kebutuhan cetak dengan resolusi tinggi.
Teknologi ini cocok untuk mencetak:
- batch number;
- barcode;
- QR Code;
- Data Matrix;
- text;
- expiry date.
TIJ umumnya menggunakan sistem cartridge sehingga penggantian tinta relatif sederhana dan kebutuhan maintenance cenderung lebih praktis.
Material yang umum digunakan antara lain:
- carton;
- label;
- paper;
- beberapa jenis plastik;
- permukaan lain sesuai jenis cartridge dan tinta.
TIJ dapat dipertimbangkan jika kualitas dan keterbacaan kode menjadi prioritas.
Thermal Transfer Overprinter (TTO)

Thermal Transfer Overprinter atau TTO Printer banyak digunakan untuk kebutuhan batch printing pada flexible packaging.
Material yang umum antara lain:
- film;
- pouch;
- sachet;
- packaging film.
TTO menggunakan ribbon untuk memindahkan tinta ke permukaan film dan biasanya dipasang langsung pada packaging machine.
Teknologi ini umum diintegrasikan dengan:
- VFFS (Vertical Form Fill Seal)
- HFFS (Horizontal Form Fill Seal)
Karena itu, TTO cocok untuk produk yang dikemas menggunakan flexible film dan membutuhkan batch number, expiry date, barcode, atau variable information langsung selama proses packaging.
Laser Marking

Laser marking menggunakan sinar laser untuk membuat kode langsung pada permukaan material tanpa tinta atau ribbon.
Teknologi ini dapat digunakan untuk mencetak:
- batch number;
- serial number;
- barcode;
- QR Code;
- Data Matrix;
- logo;
- product identification.
Jenis laser yang umum digunakan antara lain:
- CO₂ Laser;
- Fiber Laser;
- UV Laser.
Kelebihannya adalah hasil marking dapat bersifat permanen dan kebutuhan consumable relatif minim.
Namun, laser tidak otomatis cocok untuk semua material. Jenis laser harus disesuaikan dengan material, target kontras, dan hasil marking yang dibutuhkan.
DOD / Large Character Printer

Drop on Demand atau DOD cocok untuk kebutuhan coding dengan ukuran karakter yang lebih besar.
Teknologi ini banyak digunakan pada:
- carton;
- sack atau karung;
- building material;
- secondary packaging;
- produk berukuran besar.
DOD dapat digunakan untuk mencetak batch number, kode produksi, product identification, atau informasi lain yang perlu terlihat dari jarak lebih jauh.
Teknologi ini menjadi pilihan yang relevan ketika ukuran kode yang dibutuhkan lebih besar dibanding kemampuan printer coding standar.
Handheld Inkjet Printer

Handheld inkjet printer merupakan batch printing machine portabel yang digunakan secara manual oleh operator.
Teknologi ini cocok untuk:
- volume produksi rendah;
- proses offline;
- produk berukuran besar;
- area coding yang berpindah-pindah;
- produk yang sulit masuk ke conveyor.
Material yang umum antara lain:
- carton;
- sack;
- wood;
- kemasan besar;
- produk lainnya sesuai jenis tinta.
Keunggulan utamanya adalah fleksibilitas karena printer dapat dibawa langsung ke produk tanpa perlu instalasi permanen di production line.
Apa Perbedaan CIJ, TIJ, TTO, Laser, DOD, dan Handheld?
Setiap teknologi batch number machine memiliki keunggulan dan aplikasi yang berbeda. Perbedaannya paling mudah dilihat dari jenis material, metode produksi, ukuran kode, serta kualitas hasil cetak yang dibutuhkan.
| Teknologi | Cocok untuk | Material Umum | Production Type | Kelebihan Utama |
|---|---|---|---|---|
| CIJ | High-speed coding | Plastik, kaca, metal, kabel | Continuous | Cepat & fleksibel |
| TIJ | High-resolution | Karton, label | Inline / semi-auto | Cetak tajam |
| TTO | Flexible packaging | Film, pouch, sachet | Packaging machine | Optimal untuk film |
| Laser | Permanent coding | Material tertentu | Automatic | Tanpa tinta |
| DOD | Large character | Carton, sack | Inline | Kode besar |
| Handheld | Manual coding | Carton, sack, wood | Offline | Fleksibel |
Batch Number Machine Apa yang Cocok Berdasarkan Kemasan?
Jenis kemasan sangat memengaruhi pemilihan batch number machine. Material yang berbeda membutuhkan teknologi, metode cetak, dan jenis tinta atau laser yang berbeda agar batch number tetap jelas, terbaca, dan sesuai dengan kecepatan produksi.
Berikut gambaran umum teknologi yang dapat dipertimbangkan berdasarkan jenis produk atau kemasan:
| Produk / Kemasan | Teknologi yang Dapat Dipertimbangkan |
|---|---|
| Botol PET | CIJ / Laser |
| Botol kaca | CIJ / Laser |
| Kaleng | CIJ / Laser |
| Karton | TIJ / CIJ / DOD |
| Pouch | CIJ / TTO |
| Sachet | TTO / CIJ |
| Flexible film | TTO |
| Label | TIJ |
| Kabel | CIJ / Laser |
| Pipa / extrusion | CIJ / Laser |
| Karung | DOD / CIJ / Handheld |
| Kayu | DOD / Handheld |
Bagaimana Memilih Batch Number Machine yang Tepat?

Memilih batch number machine sebaiknya tidak hanya berdasarkan harga atau maximum speed. Mesin yang tepat perlu disesuaikan dengan material, kecepatan production line, jenis data yang dicetak, ukuran area cetak, kondisi lingkungan, serta kebutuhan maintenance.
1. Material Apa yang Akan Dicetak?
Material menjadi filter pertama karena setiap permukaan memiliki karakteristik berbeda.
Plastik / Botol
Untuk botol plastik dan rigid packaging, CIJ sering dipertimbangkan karena bekerja secara non-contact dan dapat mencetak pada produk yang bergerak di conveyor.
Laser juga dapat digunakan jika material sesuai dan dibutuhkan kode yang lebih permanen tanpa tinta.
Perhatikan:
- jenis plastik;
- coating;
- daya rekat tinta;
- drying time;
- posisi cetak;
- line speed.
Karton / Label
Untuk karton dan label, TIJ sering digunakan karena mampu menghasilkan cetakan tajam dengan resolusi tinggi.
CIJ juga dapat digunakan jika membutuhkan fleksibilitas posisi cetak atau production line yang lebih cepat.
Flexible Film
Untuk flexible film, TTO biasanya menjadi salah satu pilihan utama.
Teknologi ini cocok untuk film yang berjalan melalui mesin VFFS atau HFFS dan dapat mencetak batch number, expiry date, barcode, atau variable data saat proses packaging berlangsung.
Kabel / Extrusion
Kabel dan produk extrusion biasanya bergerak secara continuous.
CIJ umum digunakan karena mampu mencetak berulang tanpa kontak langsung dengan produk. Laser dapat dipertimbangkan jika material sesuai dan dibutuhkan permanent marking.
Karung / Carton Besar
Untuk karung, sack, atau carton besar, teknologi yang dapat dipertimbangkan antara lain:
- DOD untuk large character;
- CIJ untuk coding inline;
- Handheld inkjet untuk proses manual atau volume lebih rendah.
Pemilihannya bergantung pada ukuran karakter, posisi cetak, material, dan metode produksi.
2. Berapa Kecepatan Production Line?
Jangan menilai batch printing machine hanya dari angka seperti:
“Maximum speed: 300 m/min.”
Kecepatan aktual dipengaruhi oleh:
- line speed;
- jumlah produk per menit;
- jumlah karakter;
- jumlah line;
- print resolution;
- kompleksitas barcode atau QR Code;
- jarak antarproduk;
- jenis material.
Sebagai contoh, kebutuhan mencetak BATCH: A1026 tentu berbeda dengan mencetak batch, expiry date, logo, dan QR Code dalam satu area.
Karena itu, evaluasi mesin sebaiknya dilakukan menggunakan format kode dan kondisi produksi yang mendekati aplikasi sebenarnya.
3. Data Apa yang Akan Dicetak?
Jenis dan kompleksitas data ikut menentukan teknologi yang dibutuhkan.
Basic Coding
Untuk aplikasi sederhana, informasi biasanya berupa:
- Batch;
- LOT;
- MFG;
- EXP;
- time / shift;
- kode produksi.
Kebutuhan seperti ini umumnya tidak memerlukan resolusi atau processing data yang terlalu kompleks.
Advanced Coding
Untuk kebutuhan traceability yang lebih detail, mesin mungkin perlu mencetak:
- barcode;
- QR Code;
- Data Matrix;
- serial number;
- counter;
- database-driven data;
- variable data yang berubah otomatis.
Semakin kompleks data yang dicetak, semakin penting memperhatikan kemampuan controller, software, resolution, dan integration.
4. Berapa Ukuran Area Cetak?
Ukuran area cetak perlu ditentukan sejak awal karena akan memengaruhi konfigurasi mesin.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- jumlah line;
- font size;
- print height;
- panjang message;
- ukuran barcode;
- ukuran QR Code;
- logo;
- posisi cetak.
Sebagai contoh, kebutuhan satu baris batch number berbeda dengan aplikasi yang membutuhkan empat baris text dan QR Code sekaligus.
Bagi engineering manager, hal ini penting karena ukuran area cetak juga berkaitan dengan posisi printhead, jarak produk, sensor, dan space yang tersedia pada production line.
5. Bagaimana Lingkungan Produksi?
Kondisi lingkungan dapat memengaruhi performa printer dan hasil batch coding.
Beberapa kondisi yang perlu diperhatikan antara lain:
- debu;
- suhu tinggi;
- kelembapan;
- area basah;
- paparan oil;
- washdown;
- vibration;
- perubahan suhu.
Printer yang digunakan pada area packaging makanan yang relatif bersih tentu memiliki tantangan berbeda dibanding printer di industri building materials atau extrusion.
Karena itu, actual production environment sebaiknya ikut menjadi pertimbangan sejak awal, bukan hanya jenis kemasan.
6. Seberapa Sering Mesin Perlu Maintenance?
Maintenance berpengaruh langsung terhadap reliability, downtime, dan biaya operasional.
Sebelum membeli mesin, buyer sebaiknya mengetahui:
- cleaning frequency;
- consumable yang digunakan;
- jadwal preventive maintenance;
- ketersediaan spare part;
- kemudahan troubleshooting;
- technical support;
- estimasi downtime.
Printer yang murah di awal belum tentu menjadi pilihan paling ekonomis jika terlalu sering berhenti atau membutuhkan cleaning dan penggantian consumable yang tinggi.
Karena itu, procurement sebaiknya mempertimbangkan total operating cost, bukan hanya harga pembelian.
Manual atau Automatic Batch Printing Machine?
Pemilihan batch printing machine manual atau otomatis perlu disesuaikan dengan volume produksi, kecepatan line, bentuk produk, dan tingkat konsistensi yang dibutuhkan. Produksi kecil belum tentu membutuhkan sistem otomatis penuh, sedangkan produksi massal akan lebih sulit mengandalkan proses manual.
| Metode | Cocok untuk | Kelebihan | Pertimbangan |
|---|---|---|---|
| Manual / Handheld | Produksi kecil | Fleksibel | Bergantung operator |
| Semi Automatic | Batch production | Lebih konsisten | Perlu handling |
| Automatic Inline | Produksi massal | Cepat & konsisten | Perlu integration |
Bagaimana Cara Kerja Automatic Batch Printing Machine?

Automatic batch printing machine bekerja dengan menghubungkan printer, sensor, controller, dan production line agar proses pencetakan batch number berjalan otomatis saat produk bergerak.
Alurnya secara sederhana seperti berikut:
- Operator memilih batch atau message yang akan digunakan, misalnya batch number, MFG, EXP, atau QR Code.
- Sensor mendeteksi produk saat melewati titik tertentu pada conveyor atau packaging line.
- Controller menentukan data yang harus dicetak sesuai message, waktu produksi, counter, atau data dari sistem lain.
- Printhead atau laser mencetak kode pada posisi yang telah ditentukan.
- Produk melanjutkan proses berikutnya tanpa perlu dihentikan secara manual.
- Vision system dapat ditambahkan untuk memeriksa apakah kode sudah tercetak, terbaca, dan sesuai.
Dengan sistem ini, proses batch printing dapat berjalan lebih konsisten dan mengurangi ketergantungan pada input manual. Pada aplikasi tertentu, sistem juga dapat diintegrasikan dengan PLC, database, barcode scanner, atau reject mechanism untuk membantu mencegah salah kode dan produk tanpa marking.
Contoh Batch Printing di Customer Gressler
Penggunaan batch number machine di lapangan bisa berbeda tergantung produk, material, dan kondisi production line. Berdasarkan aplikasi yang ditangani Gressler, teknologi yang digunakan dapat berupa CIJ, TIJ, TTO, Laser, maupun DOD.
AMDK

Pada customer Gressler di industri AMDK, batch printing digunakan pada produk seperti bottle dan cup.
Material: bottle / cup
Technology: CIJ / TIJ
Data: batch number + expiry date
Challenge: production speed dan konsistensi kode
CIJ sering digunakan untuk produk yang bergerak cepat di conveyor, sedangkan TIJ dapat dipertimbangkan ketika dibutuhkan hasil cetak yang lebih tajam pada material yang sesuai.
Snack / Flexible Packaging

Pada industri snack dan makanan kemasan, batch number biasanya dicetak pada pouch, sachet, atau flexible packaging.
Technology: CIJ / TIJ / TTO
Data: batch number + expiry date
Pemilihannya tergantung posisi coding dan proses packaging. TTO lebih sesuai ketika pencetakan dilakukan langsung pada flexible film, sedangkan CIJ atau TIJ dapat digunakan pada aplikasi lain sesuai material dan line setup.
Cable

Pada customer Gressler di industri kabel, CIJ digunakan untuk mencetak kode berulang sepanjang proses extrusion.
Technology: CIJ
Application: continuous coding pada kabel
Informasi yang dicetak dapat berupa batch number, kode produksi, ukuran, atau identifikasi produk. Tantangan utamanya adalah menjaga kode tetap terbaca saat kabel bergerak secara terus-menerus di line.
Building Materials

Pada industri building materials, kebutuhan coding sangat bergantung pada jenis produk dan kondisi lingkungan.
Technology: CIJ / TIJ / DOD tergantung material
Challenge: debu, kondisi lingkungan, dan ukuran kode
CIJ dapat digunakan untuk coding continuous, TIJ untuk kebutuhan cetak tajam pada material yang sesuai, sedangkan DOD lebih relevan jika dibutuhkan karakter berukuran besar pada carton, sack, atau secondary packaging.
Cosmetics

Pada customer Gressler di industri cosmetics, personal care, dan home care, batch printing digunakan pada berbagai bentuk kemasan seperti botol, tube, jar, dan carton.
Technology: CIJ / TIJ / Laser
Data: batch number / expiry date / traceability
CIJ cocok untuk berbagai bentuk produk di line otomatis, TIJ digunakan untuk kebutuhan high-resolution printing, sedangkan Laser dapat dipertimbangkan jika dibutuhkan marking permanen pada material yang sesuai.
Berapa Harga Batch Number Machine?

Harga batch number machine tidak selalu bisa ditentukan dengan satu angka karena konfigurasi setiap aplikasi dapat berbeda. Biaya mesin dipengaruhi oleh teknologi yang digunakan, kebutuhan produksi, jumlah printhead, hingga sistem integrasi di production line.
Beberapa faktor yang memengaruhi harga antara lain:
- jenis teknologi, seperti CIJ, TIJ, TTO, Laser, DOD, atau Handheld;
- tipe dan jumlah printhead;
- jumlah head yang digunakan;
- kecepatan production line;
- kemampuan controller dan software;
- jenis consumable seperti ink, ribbon, atau cartridge;
- kebutuhan integration;
- conveyor;
- sensor;
- vision inspection;
- installation, training, dan service.
Karena itu, membandingkan mesin hanya dari harga awal bisa kurang tepat. Untuk kebutuhan industri, lebih baik melihat total coding cost:
Total Coding Cost = Machine + Consumables + Maintenance + Spare Parts + Downtime
Misalnya, mesin dengan harga awal lebih rendah belum tentu lebih ekonomis jika konsumsi tinta tinggi, spare part sulit tersedia, atau downtime sering terjadi.
Bisa Trial Batch Number Machine Sebelum Membeli?

Ya. Gressler menyediakan trial gratis batch number machine agar customer dapat melihat langsung hasil cetak pada produk atau kemasan sebelum menentukan mesin yang akan digunakan.
Trial penting karena hasil batch printing dapat berbeda tergantung material, coating, jenis tinta, kecepatan line, ukuran kode, dan posisi cetak.
Saat trial, beberapa hal yang dapat dievaluasi antara lain:
- ketajaman batch number;
- daya rekat tinta atau ink adhesion;
- drying time;
- readability barcode atau QR Code;
- posisi cetak;
- ukuran font dan area coding;
- kemampuan mengikuti line speed;
- kecocokan dengan material;
- ketahanan kode setelah proses produksi.
Trial juga membantu membandingkan apakah aplikasi lebih cocok menggunakan CIJ, TIJ, TTO, Laser, DOD, atau Handheld Inkjet.
Kesimpulan
Memilih batch number machine yang tepat perlu disesuaikan dengan kondisi produksi, bukan hanya berdasarkan harga atau kecepatan maksimum mesin. Material, line speed, jenis data, ukuran area cetak, lingkungan produksi, maintenance, dan total coding cost perlu dipertimbangkan sejak awal.
Secara umum, CIJ cocok untuk high-speed coding, TIJ untuk hasil cetak beresolusi tinggi, TTO untuk flexible packaging, Laser untuk permanent marking, DOD untuk karakter besar, dan Handheld untuk proses manual atau low-volume.
Frequently Asked Questions
1. Apa itu batch number machine?
Batch number machine adalah mesin coding yang digunakan untuk mencetak informasi produksi seperti batch number, LOT, manufacturing date, expiry date, serial number, barcode, QR Code, dan Data Matrix pada produk atau kemasan.
2. Apa perbedaan batch number machine dan batch printing machine?
Secara umum, keduanya merujuk pada kebutuhan yang sama, yaitu mesin untuk mencetak batch code dan variable information. Perbedaannya lebih pada istilah pencarian, sedangkan teknologinya bisa berupa CIJ, TIJ, TTO, Laser, DOD, atau Handheld Inkjet.
3. Mesin apa yang cocok untuk mencetak batch number pada botol?
CIJ sering digunakan karena bekerja secara non-contact dan cocok untuk botol yang bergerak di conveyor. Laser juga dapat dipertimbangkan jika material sesuai dan dibutuhkan marking yang lebih permanen.
4. Mesin apa yang cocok untuk batch printing pada pouch atau sachet?
TTO cocok untuk flexible film yang terintegrasi dengan mesin packaging, sedangkan CIJ dapat digunakan saat pouch atau sachet sudah terbentuk dan berjalan di production line.
5. Apakah batch printing machine bisa mencetak expiry date?
Bisa. Selain batch number, mesin juga dapat mencetak MFG, EXP, LOT, serial number, time/shift code, barcode, QR Code, dan informasi produksi lainnya.
6. Apakah batch number machine bisa mencetak barcode dan QR Code?
Bisa, tergantung teknologi, controller, dan resolution yang digunakan. TIJ, TTO, Laser, dan beberapa CIJ dapat digunakan untuk barcode, QR Code, atau Data Matrix.
7. Mana yang lebih cocok, CIJ atau TIJ untuk batch number?
CIJ lebih cocok untuk high-speed production dan berbagai bentuk permukaan, sedangkan TIJ lebih kuat pada high-resolution printing seperti barcode, QR Code, dan text yang membutuhkan hasil tajam.
8. Apakah batch printing bisa dilakukan otomatis?
Bisa. Automatic batch printing machine dapat diintegrasikan dengan sensor, conveyor, packaging machine, PLC, database, dan vision system agar proses coding berjalan otomatis.
9. Bagaimana mencegah operator salah memasukkan batch number?
Risiko salah input dapat dikurangi dengan template terkunci, user access, automatic date, barcode scanner, database integration, PLC, serta vision OCV/OCR untuk verifikasi kode.
10. Berapa harga batch number machine?
Harga tergantung teknologi, jumlah printhead, speed, controller, consumable, sensor, conveyor, kebutuhan integration, vision system, installation, dan service. Karena itu, sebaiknya bandingkan juga total coding cost, bukan hanya harga awal mesin.



