Wawancara dengan:
Tri Windari – Head of Product Development
Dede Sanjaya – PIC Packing & Coding
Gressler membantu mencetak informasi penting sesuai regulasi BPOM, seperti nama produk, tanggal produksi, expired date,
Mesin Gressler menghasilkan print yang lebih akurat, jelas, dan konsisten di berbagai material kemasan seperti plastik, aluminium pouch
Dengan sistem coding otomatis, proses produksi menjadi lebih efisien dibanding label manual serta mudah dipelajari dan langsung digunakan oleh operator
PT Priama Food merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi makanan ringan dan ready-to-eat food dengan fokus menghadirkan produk yang praktis dan siap dipasarkan secara luas ke berbagai wilayah di Indonesia.
Meski bisnis makanan ini tergolong masih berkembang, aktivitas produksinya sudah berjalan aktif setiap hari dengan berbagai jenis produk dan kemasan.
PT Priama Food memproduksi berbagai kategori makanan, di antaranya:
Produk-produk tersebut dipasarkan dengan berbagai jenis kemasan untuk menyesuaikan kebutuhan distribusi dan penjualan.
Dalam operasional produksinya, PT Priama Food menggunakan beberapa jenis material kemasan seperti:
Karena setiap material memiliki karakter yang berbeda, proses coding pada kemasan juga perlu diperhatikan agar hasil print tetap jelas dan konsisten.
Seiring meningkatnya produksi dan distribusi produk ke berbagai daerah, kebutuhan terhadap sistem produksi yang lebih efisien mulai menjadi perhatian utama.
Termasuk dalam proses:
yang harus mengikuti standar regulasi BPOM.
Dalam industri makanan, informasi pada kemasan memiliki peran yang sangat penting. Tidak hanya untuk mencantumkan expired date, tetapi juga untuk memastikan produk memenuhi regulasi BPOM serta memberikan informasi yang jelas kepada konsumen.
Seiring meningkatnya aktivitas produksi di PT Priama Food, kebutuhan akan sistem coding yang lebih lengkap dan efisien mulai menjadi perhatian utama.
Sebelumnya, pencetakan informasi produk masih menggunakan label gun manual.
Informasi yang dicetak masih terbatas pada:
Metode ini masih dapat digunakan di awal produksi, namun mulai terasa kurang praktis ketika jumlah produksi semakin meningkat.
PT Priama Food membutuhkan sistem coding yang mampu mencetak informasi produk lebih lengkap sesuai kebutuhan regulasi pangan.
Informasi yang dibutuhkan meliputi:
Karena informasi tersebut menjadi bagian penting dalam label pangan dan keamanan produk.
Dengan penggunaan berbagai jenis material kemasan, kualitas hasil print menjadi hal yang sangat diperhatikan.
Beberapa kendala yang sering ditemukan:
Hal ini membuat keterbacaan informasi produk menjadi tantangan tersendiri di proses produksi.
Seiring berkembangnya kapasitas produksi, proses coding juga dituntut untuk mengikuti ritme produksi yang lebih cepat.
Sistem coding yang digunakan harus:
Agar proses produksi tetap berjalan efisien tanpa mengurangi kualitas informasi pada produk.
Untuk mendukung kebutuhan produksi yang terus berkembang sekaligus memenuhi standar regulasi pangan, PT Priama Food menggunakan mesin coding Gressler tipe GC-1600 sebagai solusi coding pada lini produksinya.
Mesin ini digunakan untuk membantu proses pencetakan informasi produk secara lebih lengkap, jelas, dan praktis di berbagai jenis kemasan makanan.
Mesin Gressler mampu mencetak berbagai informasi penting langsung pada kemasan produk, seperti:
Dengan sistem ini, informasi pada kemasan menjadi lebih lengkap dan sesuai kebutuhan regulasi BPOM.
Mesin Gressler menghasilkan coding yang:
Penggunaan dilakukan pada:
sehingga hasil coding tetap terlihat rapi di berbagai tipe produk.
Saat proses instalasi dilakukan, tim operator langsung mendapatkan training penggunaan mesin dari teknisi Gressler.
Proses belajar dan pengoperasian terasa lebih sederhana karena:
Hal ini membantu tim produksi lebih cepat beradaptasi dalam operasional sehari-hari.
Dengan penggunaan sistem coding otomatis:
Sistem ini juga lebih sesuai untuk mendukung produksi yang terus berkembang dengan berbagai jenis produk dan kemasan.
“Kami mencari mesin coding yang sesuai regulasi BPOM dan mampu mencetak informasi penting pada kemasan, seperti nama produk, lokasi produksi, batch, tanggal produksi, dan expired date.”
Tri Windari – Head of Product Development
Setelah menggunakan mesin coding dari Gressler, PT Priama Food mendapatkan sistem coding yang lebih praktis untuk mendukung kebutuhan produksi makanan yang terus berkembang.
Proses coding yang sebelumnya masih dilakukan secara manual kini menjadi lebih cepat, lebih lengkap, dan lebih mudah dijalankan di berbagai jenis kemasan produk.
Mesin Gressler memungkinkan PT Priama Food mencetak informasi produk secara lebih lengkap sesuai kebutuhan regulasi pangan.
Informasi yang dapat dicetak meliputi:
sehingga informasi pada kemasan menjadi lebih lengkap dan terstruktur.
Hasil print pada kemasan terlihat lebih jelas dan mudah dibaca di berbagai material produk.
Beberapa peningkatan yang dirasakan:
Konsistensi hasil print juga membantu menjaga kualitas informasi pada produk yang didistribusikan.
Dengan sistem coding otomatis:
Hal ini membantu menyederhanakan alur kerja di lini produksi.
Mesin Gressler dirasakan lebih mudah dipelajari oleh tim produksi.
Setelah proses training dilakukan:
“Mesin datang pagi sekaligus training dengan teknisi Gressler, dan siangnya sudah langsung bisa digunakan. Proses belajarnya cukup mudah.”
Dede Sanjaya – PIC Packing & Coding
Dalam industri makanan, coding pada kemasan bukan hanya soal expired date. Informasi produk harus lengkap, mudah dibaca, dan tetap konsisten untuk mendukung keamanan pangan serta memenuhi regulasi BPOM.
Seperti yang dilakukan PT Priama Food, penggunaan mesin coding yang tepat membantu produksi berjalan lebih efisien tanpa mengurangi kualitas informasi pada kemasan.