Kemasan kaleng banyak digunakan pada industri makanan, minuman, kosmetik, chemical, hingga produk industrial karena kuat, rapi, dan mampu melindungi isi produk dengan baik. Namun, permukaan kaleng yang halus dan cenderung licin sering menjadi tantangan dalam proses coding. Jika tinta tidak sesuai, hasil cetak batch number, expired date, atau kode produksi bisa mudah luntur, tidak melekat sempurna, atau sulit terbaca setelah produk melewati proses handling, packing, dan distribusi.
Untuk kebutuhan produksi yang cepat dan stabil, CIJ printer untuk kaleng menjadi salah satu solusi yang banyak digunakan oleh pabrik. Teknologi CIJ mampu mencetak secara non-contact pada permukaan logam, baik di bagian bawah, samping, maupun area lain pada kaleng. Dengan pemilihan tinta yang tepat, setting printhead yang stabil, dan support teknis yang baik, hasil coding pada kaleng dapat terlihat lebih tajam, konsisten, dan mudah dibaca untuk kebutuhan traceability maupun compliance produksi.
Kode Apa Saja yang Biasanya Dicetak pada Kaleng?

Kode yang dicetak pada kemasan kaleng bisa berbeda tergantung jenis produk, kebutuhan industri, regulasi, dan sistem traceability di pabrik. Umumnya, kode ini digunakan untuk membantu identifikasi produk, kontrol kualitas, dan pelacakan jika terjadi masalah di kemudian hari.
Beberapa kode yang sering dicetak pada kaleng antara lain:
- Expired date
- Best before date
- Production date
- Batch number
- Lot number
- Shift code
- Plant code
- Nomor registrasi tertentu
- Kode internal produksi
Batch Number untuk Traceability Produk
Batch number digunakan untuk melacak produk berdasarkan kelompok produksi tertentu. Kode ini membantu tim produksi dan QA mengetahui kapan produk dibuat, dari line mana, atau masuk ke batch produksi yang mana.
Dengan batch number yang jelas, proses pengecekan produk menjadi lebih mudah jika terjadi complaint, produk reject, atau kebutuhan recall.
Expired Date untuk Informasi Konsumen dan Compliance
Expired date memberikan informasi masa simpan produk kepada konsumen. Untuk produk makanan, minuman, farmasi, kosmetik, atau chemical tertentu, kode ini sangat penting karena berhubungan dengan keamanan dan kelayakan penggunaan produk.
Jika expired date tercetak jelas dan tidak mudah hilang, produk akan lebih mudah lolos QC, lebih siap masuk distribusi, dan lebih terpercaya di mata konsumen.
Kode Produksi untuk Kontrol Internal
Kode produksi digunakan untuk kebutuhan kontrol internal pabrik. Contohnya seperti production date, lot number, shift code, plant code, atau kode line produksi.
Kode ini membantu tim pabrik melakukan audit, pengecekan stok, tracking distribusi, dan investigasi jika ada masalah pada produk. Karena itu, kode pada kaleng perlu dicetak dengan jelas, konsisten, dan tetap terbaca setelah proses handling maupun pengiriman.
Mengapa CIJ Printer Cocok untuk Cetak pada Kemasan Kaleng?

CIJ printer banyak digunakan untuk kemasan kaleng karena sistem cetaknya cepat, fleksibel, dan tidak perlu menyentuh langsung permukaan produk. Ini penting karena kaleng umumnya memiliki bentuk silinder, permukaan halus, dan bergerak cepat di line produksi.
Dengan pengaturan yang tepat, CIJ dapat membantu mencetak kode seperti expired date, batch number, production date, dan kode produksi secara konsisten pada berbagai jenis kaleng.
Sistem Non-Contact Cocok untuk Permukaan Melengkung
CIJ bekerja dengan sistem non-contact, artinya proses cetak dilakukan tanpa printhead menyentuh permukaan kaleng. Hal ini cocok untuk kaleng yang berbentuk bulat atau memiliki permukaan melengkung.
Karena tidak menyentuh produk, risiko gesekan antara mesin dan kemasan bisa dikurangi. Hasil cetak juga tetap bisa dilakukan saat kaleng berjalan di conveyor, selama posisi printhead dan jarak cetak diatur dengan stabil.
Mampu Mengikuti Line Produksi Cepat
Pada industri makanan, minuman, chemical, dan produk mass production lainnya, kaleng biasanya diproduksi dalam jumlah besar dengan kecepatan line yang tinggi.
CIJ printer cocok untuk kondisi ini karena mampu mencetak kode secara cepat dan terus-menerus. Dengan sinkronisasi yang tepat antara printer, sensor, dan conveyor, kode dapat tercetak di posisi yang lebih konsisten tanpa menghambat proses produksi.
Baca juga: Mesin Coding CIJ vs TIJ: Mana yang Cocok?
Fleksibel untuk Banyak Format Kode
CIJ printer dapat digunakan untuk mencetak berbagai jenis kode sesuai kebutuhan pabrik. Mulai dari tanggal kedaluwarsa, tanggal produksi, batch number, lot number, kode shift, hingga kode internal produksi.
Fleksibilitas ini memudahkan pabrik yang memiliki banyak varian produk atau format kode berbeda. Operator dapat menyesuaikan isi kode berdasarkan kebutuhan produksi harian.
Bisa Digunakan pada Berbagai Posisi Cetak
Kemasan kaleng tidak selalu dicetak di posisi yang sama. Ada produk yang mencetak kode di bagian bawah kaleng, samping kaleng, tutup kaleng, atau area kosong pada desain kemasan.
Dengan penggunaan bracket, sensor, dan setting printhead yang tepat, CIJ printer dapat disesuaikan dengan layout line produksi. Ini membuat proses coding lebih fleksibel tanpa harus banyak mengubah alur produksi yang sudah berjalan.
Tantangan Umum Saat Cetak Batch Number dan Expired Date pada Kaleng

Mencetak kode pada kaleng tidak selalu mudah karena permukaannya cenderung halus, licin, dan sering melewati proses handling yang cepat. Jika tinta, setting mesin, atau posisi cetak tidak sesuai, hasil batch number dan expired date bisa kurang jelas, mudah luntur, atau tidak terbaca saat QC.
Tinta Tidak Melekat dengan Baik
Salah satu masalah yang sering terjadi adalah tinta tidak menempel sempurna pada permukaan kaleng. Penyebabnya bisa karena jenis tinta tidak cocok untuk logam, permukaan kaleng terlalu licin, atau masih ada minyak, debu, dan sisa cairan.
Selain itu, drying time yang terlalu lambat juga bisa membuat kode mudah smear. Apalagi jika produk langsung masuk ke proses handling, packing, atau bersentuhan dengan produk lain setelah dicetak.
Kode Mudah Terhapus Setelah Handling
Kaleng biasanya bergerak dari conveyor ke proses berikutnya, seperti inspeksi, kartoning, wrapping, atau penyimpanan. Dalam proses ini, kode bisa bergesekan dengan guide rail, karton, conveyor, atau kaleng lain.
Jika tinta belum benar-benar kering atau daya rekatnya kurang kuat, kode bisa mudah terhapus. Akibatnya, produk berisiko ditolak saat QC atau menimbulkan masalah saat distribusi.
Baca juga: TTO vs CIJ Coding untuk Kemasan Fleksibel Mana Lebih Stabil
Hasil Cetak Buram atau Tidak Tajam
Hasil cetak yang buram bisa terjadi karena beberapa faktor teknis. Misalnya jarak printhead terlalu jauh, nozzle kotor, setting density tidak sesuai, atau ada getaran pada line produksi.
Masalah ini membuat batch number dan expired date terlihat kurang rapi. Dalam kondisi produksi cepat, hasil cetak yang tidak stabil juga bisa menyebabkan kode berbeda kualitasnya antara satu produk dengan produk lainnya.
Kode Tidak Terbaca Saat QC
Kode yang terlalu kecil, terlalu tipis, kurang kontras, atau posisinya tidak konsisten dapat menyulitkan proses QC. Tim quality control membutuhkan kode yang mudah dibaca untuk memastikan informasi produk sesuai dengan standar produksi.
Jika kode tidak terbaca, produk bisa masuk kategori reject atau harus melalui proses rework. Ini tentu dapat menambah waktu kerja dan mengganggu kelancaran produksi.
Downtime karena Cleaning Terlalu Sering
Jika tinta, setting, atau kondisi printhead tidak sesuai, mesin bisa lebih sering membutuhkan cleaning. Operator akhirnya harus menghentikan proses coding untuk membersihkan printhead atau mengecek hasil cetak.
Jika terlalu sering terjadi, downtime produksi bisa meningkat. Karena itu, pemilihan tinta yang tepat, setting mesin yang stabil, dan maintenance berkala sangat penting agar proses coding pada kaleng tetap berjalan lancar.
Jenis Tinta CIJ yang Perlu Dipertimbangkan untuk Kaleng

Pemilihan tinta CIJ sangat berpengaruh terhadap kualitas hasil cetak pada kemasan kaleng. Karena permukaan kaleng cenderung halus, licin, dan kadang memiliki lapisan coating, tinta yang digunakan harus benar-benar sesuai dengan material dan kondisi line produksi.
Jika tinta tidak cocok, kode bisa mudah luntur, smear, atau tidak terbaca setelah proses handling. Karena itu, sebelum memilih CIJ printer untuk kaleng, jenis tinta perlu diuji langsung pada produk asli.
Tinta dengan Adhesion yang Baik untuk Logam
Permukaan logam membutuhkan tinta dengan daya lekat yang baik. Tinta harus mampu menempel stabil pada permukaan kaleng yang halus, licin, atau memiliki lapisan coating.
Adhesion yang baik membantu kode tetap terbaca meskipun produk bergerak di conveyor, bersentuhan dengan guide rail, atau masuk ke proses packing. Ini penting terutama untuk produk yang melewati banyak handling setelah proses coding.
Tinta Cepat Kering untuk Line Produksi Cepat
Pada produksi kaleng, produk biasanya bergerak cepat dari satu proses ke proses berikutnya. Karena itu, tinta dengan drying time cepat sangat penting.
Jika tinta terlalu lama kering, kode bisa meleber atau terhapus saat kaleng bergesekan dengan conveyor, karton, atau produk lain. Tinta cepat kering membantu menjaga hasil cetak tetap rapi, terutama pada line produksi berkecepatan tinggi.
Tinta Kontras untuk Permukaan Gelap atau Terang
Warna permukaan kaleng juga perlu diperhatikan. Untuk kaleng berwarna gelap, tinta dengan kontras tinggi dapat membantu kode terlihat lebih jelas. Sedangkan untuk permukaan terang, tinta gelap biasanya lebih mudah dibaca.
Kontras yang baik memudahkan operator, tim QC, distributor, dan customer membaca informasi seperti expired date, batch number, atau kode produksi.
Tinta yang Sesuai dengan Kondisi Produksi
Selain material kaleng, kondisi produksi juga memengaruhi pemilihan tinta. Faktor seperti suhu ruangan, kelembapan, kecepatan conveyor, jarak cetak, posisi printhead, dan waktu handling setelah cetak perlu diperhitungkan.
Tinta yang cocok di satu line belum tentu cocok di line lain. Karena itu, sample print pada kaleng asli sangat disarankan agar daya lekat, ketajaman, drying time, dan ketahanan kode bisa dicek sebelum mesin digunakan untuk produksi rutin.
Rekomendasi Posisi Cetak pada Kemasan Kaleng

Posisi cetak pada kemasan kaleng sebaiknya tidak dipilih asal. Area cetak perlu disesuaikan dengan desain kemasan, bentuk kaleng, alur conveyor, posisi produk saat berjalan, dan kebutuhan pengecekan kode oleh operator atau QC.
Posisi yang tepat akan membantu hasil cetak lebih stabil, mudah dibaca, dan tidak mengganggu tampilan utama kemasan. Sebaliknya, jika posisi cetak kurang sesuai, kode bisa miring, tidak konsisten, atau mudah terkena gesekan setelah proses cetak.
Bagian Bawah Kaleng
Bagian bawah kaleng sering dipilih jika perusahaan ingin kode tidak mengganggu desain utama produk. Posisi ini cocok untuk produk yang mengutamakan tampilan visual pada bagian samping atau depan kemasan.
Namun, pencetakan di bagian bawah membutuhkan setting conveyor dan printhead yang stabil. Posisi kaleng harus rapi saat melewati area cetak agar kode tidak bergeser atau tercetak miring.
Bagian Samping Kaleng
Bagian samping kaleng cocok jika kode perlu mudah terlihat oleh operator, QC, distributor, atau retailer. Posisi ini memudahkan pengecekan cepat tanpa harus membalik produk.
Untuk hasil yang stabil, posisi printhead perlu disesuaikan dengan jarak permukaan kaleng. Karena bentuk kaleng melengkung, setting jarak cetak dan arah produk harus diperhatikan agar hasil kode tetap tajam.
Bagian Tutup Kaleng
Bagian tutup kaleng juga bisa digunakan untuk mencetak expired date, batch number, atau kode produksi. Posisi ini banyak dipakai pada beberapa produk makanan dan minuman.
Yang perlu diperhatikan, area tutup harus dalam kondisi bersih dan tidak terlalu basah. Jika ada cairan, minyak, atau debu, tinta bisa sulit melekat dan hasil cetak menjadi kurang jelas.
Area Kosong pada Label atau Desain Kemasan
Jika kaleng memiliki desain label tertentu, kode bisa ditempatkan pada area kosong yang sudah disiapkan. Posisi ini membantu menjaga tampilan branding tetap rapi, sekaligus membuat kode tetap mudah dibaca.
Area kosong pada desain juga memudahkan tim produksi menjaga konsistensi posisi kode. Dengan begitu, informasi seperti expired date dan batch number tidak mengganggu elemen visual utama pada kemasan.
Cara Menjaga Hasil Cetak CIJ pada Kaleng Tetap Tajam dan Terbaca
Agar hasil cetak CIJ pada kaleng tetap tajam, jelas, dan tidak mudah hilang, pabrik perlu memperhatikan beberapa faktor penting. Bukan hanya dari mesin, tetapi juga dari tinta, kondisi permukaan kaleng, setting line, dan cara operator menjalankan proses coding.
Jika semua faktor ini dikontrol dengan baik, risiko kode buram, luntur, atau tidak terbaca saat QC bisa dikurangi.
1. Gunakan Tinta yang Sesuai dengan Permukaan Logam
Tinta untuk kaleng harus dipilih berdasarkan material asli yang digunakan di produksi. Jangan hanya memilih tinta berdasarkan asumsi bahwa semua kaleng memiliki permukaan yang sama.
Beberapa kaleng memiliki permukaan licin, glossy, atau coating tertentu. Karena itu, sample print pada produk asli penting dilakukan untuk memastikan tinta benar-benar melekat, cepat kering, dan tetap terbaca setelah proses handling.
2. Pastikan Permukaan Kaleng Bersih Sebelum Dicetak
Permukaan kaleng yang basah, berminyak, berdebu, atau terkena sisa cairan dapat membuat tinta sulit menempel. Akibatnya, kode bisa terlihat tipis, melebar, atau mudah terhapus.
Sebelum proses coding, pastikan area cetak berada dalam kondisi bersih dan stabil. Ini sangat penting terutama pada line makanan, minuman, chemical, atau produk yang melewati proses pengisian sebelum dicetak.
3. Atur Jarak Printhead dengan Stabil
Jarak printhead yang tidak tepat bisa memengaruhi ketajaman hasil cetak. Jika jarak terlalu jauh, karakter bisa terlihat melebar, buram, atau tidak rapi.
Printhead sebaiknya dipasang pada posisi yang stabil, tidak mudah bergeser, dan sesuai dengan bentuk kaleng. Bracket yang kuat juga membantu menjaga hasil cetak tetap konsisten saat line berjalan.
4. Sesuaikan Speed Line dengan Setting Printer
Kecepatan conveyor perlu disesuaikan dengan setting printer, sensor, dan kebutuhan ukuran kode. Jika speed line terlalu cepat tetapi setting tidak tepat, posisi kode bisa bergeser atau hasil cetak menjadi tidak konsisten.
Sinkronisasi antara conveyor, sensor, dan printer membantu menjaga kode tetap tercetak di posisi yang sama pada setiap kaleng. Ini penting untuk memudahkan proses QC dan menjaga tampilan produk tetap rapi.
5. Lakukan Cleaning dan Maintenance Berkala
Cleaning dan maintenance membantu menjaga performa CIJ printer tetap stabil. Jika printhead atau nozzle kotor, hasil cetak bisa putus-putus, buram, atau tidak lengkap.
Maintenance berkala juga membantu mencegah downtime mendadak. Dengan pengecekan rutin, potensi masalah bisa diketahui lebih awal sebelum mengganggu proses produksi.
6. Training Operator untuk Mengurangi Salah Input Kode
Selain faktor mesin, operator juga berperan besar dalam menjaga kualitas coding. Operator perlu memahami cara input expired date, batch number, lot number, shift code, dan format kode lainnya dengan benar.
Training juga membantu operator melakukan pengecekan sebelum produksi berjalan. Dengan begitu, risiko salah input kode, kode terlewat, atau hasil cetak tidak sesuai standar bisa dikurangi.
CIJ Printer untuk Kaleng Cocok untuk Industri Apa Saja?

CIJ printer untuk kaleng dapat digunakan di berbagai industri yang membutuhkan kode produksi cepat, jelas, dan mudah dilacak. Biasanya, teknologi ini dipakai untuk produk yang berjalan di conveyor, memiliki volume produksi tinggi, dan membutuhkan informasi seperti expired date, batch number, production date, atau kode internal produksi.
Food & Beverage
Industri makanan dan minuman banyak menggunakan kemasan kaleng untuk produk seperti makanan kaleng, minuman kaleng, susu, kopi, teh, saus, dan produk olahan lainnya.
Pada industri ini, CIJ printer membantu mencetak expired date, best before date, dan batch number secara cepat di line produksi. Kode yang jelas sangat penting agar produk mudah dicek oleh tim QC, distributor, retailer, dan konsumen.
Pharmaceutical
Pada industri pharmaceutical, kode pada kemasan berperan penting untuk traceability dan kontrol kualitas. CIJ printer dapat digunakan untuk produk kesehatan tertentu yang menggunakan kemasan logam atau komponen dengan kebutuhan identifikasi produksi.
Kode seperti batch number, lot number, dan production date membantu tim QA melacak produk berdasarkan kelompok produksi. Ini penting untuk mendukung proses audit, distribusi, dan investigasi jika ada masalah pada produk.
Cosmetics, Personal & Home Care
Produk kosmetik, personal care, dan home care juga banyak menggunakan kemasan berbasis logam. Contohnya seperti aerosol, body spray, hair spray, produk perawatan rumah, dan kemasan kaleng lainnya.
CIJ printer membantu mencetak kode produksi dengan rapi tanpa mengganggu tampilan branding. Ini penting karena produk di industri ini tidak hanya membutuhkan kode yang jelas, tetapi juga tampilan kemasan yang tetap bersih dan profesional.
Building Materials dan Chemical Product
Industri building materials dan chemical product sering menggunakan kaleng untuk produk seperti cat, thinner, adhesive, pelumas, dan bahan industrial lainnya.
Pada produk seperti ini, kode produksi membantu proses tracking, distribusi, dan kontrol stok. Karena lingkungan produksinya bisa lebih berat, pemilihan tinta dan setting mesin perlu diperhatikan agar kode tetap terbaca setelah proses handling.
Electronics & Electrical Components
Untuk industri electronics dan electrical components, CIJ printer dapat digunakan pada komponen logam atau packaging metal yang membutuhkan kode produksi dan traceability.
Kode ini membantu pabrik melacak batch, line produksi, atau informasi internal lainnya. Dengan kode yang konsisten, proses quality control dan identifikasi produk menjadi lebih mudah dilakukan.
Baca juga: 5 Tips Jitu Merawat CIJ Printer Agar Tetap Awet & Optimal
Solusi Gressler untuk CIJ Printer pada Kemasan Kaleng

Gressler adalah provider solusi industrial coding and marking yang membantu manufacturer menjaga traceability, compliance, dan kualitas branding produk. Untuk kebutuhan cetak pada kemasan kaleng, Gressler tidak hanya menyediakan mesin, tetapi juga membantu memastikan solusi yang dipilih sesuai dengan material, kecepatan line, posisi cetak, dan kebutuhan produksi di lapangan.
Pada kemasan kaleng, tantangan seperti tinta tidak melekat, kode mudah terhapus, hasil cetak buram, atau downtime karena cleaning terlalu sering bisa terjadi jika mesin dan tinta tidak sesuai. Karena itu, Gressler membantu customer sejak tahap awal melalui konsultasi, analisis material, sample print, demo, instalasi, hingga after-sales support.
Dukungan Gressler Meliputi
Gressler dapat membantu customer menganalisis kebutuhan produksi sebelum menentukan mesin yang tepat. Tim Gressler akan melihat jenis kaleng, kondisi permukaan, area cetak, kecepatan conveyor, hingga kebutuhan kode seperti expired date, batch number, lot number, atau kode internal produksi.
Untuk memastikan hasil cetak sesuai kebutuhan, Gressler juga dapat membantu melakukan sample print pada produk asli customer. Dengan cara ini, customer bisa melihat langsung apakah tinta dapat menempel dengan baik, cepat kering, dan tetap terbaca setelah proses handling.
Selain itu, Gressler menyediakan dukungan teknis seperti:
- Konsultasi kebutuhan produksi
- Analisis material kaleng dan kondisi line
- Rekomendasi CIJ printer dan tinta yang sesuai
- Sample print pada produk asli customer
- Demo on-site di pabrik
- Instalasi dan commissioning
- Training operator
- Maintenance training
- Technical support
- Field service
- Phone assistance
- Spare part dan consumable
- Repair service
- Service contract dan regular visit
- CMS system integration jika membutuhkan conveyor, sensor, feeder, atau labeling machine
Dengan dukungan ini, customer tidak hanya mendapatkan mesin coding, tetapi juga pendampingan agar proses cetak pada kaleng berjalan lebih stabil, efisien, dan mudah dikontrol.
Produk dan Solusi Terkait
Untuk kebutuhan coding pada kaleng dan material kemasan lainnya, Gressler menyediakan beberapa pilihan produk dan solusi, seperti:
- CIJ Printer untuk kebutuhan coding cepat pada line produksi
- TIJ Printer untuk kebutuhan cetak resolusi tinggi pada aplikasi tertentu
- Laser Marking untuk kebutuhan kode permanen tanpa tinta
- DOD Large Character Printer untuk kode besar pada kemasan sekunder
- Conveyor system untuk mendukung alur produksi yang lebih stabil
- Inks & consumables yang disesuaikan dengan material dan kebutuhan aplikasi
- CMS Package seperti conveyor, mini feeder, sensor, dan sistem integrasi lainnya
Dengan pilihan solusi yang lengkap, Gressler dapat membantu customer memilih sistem coding yang paling sesuai, baik untuk kemasan kaleng maupun kebutuhan produksi lain seperti botol, plastik, karton, pouch, kabel, logam, dan berbagai material industri.
Kesimpulan
Mencetak batch number dan expired date pada kemasan kaleng perlu memperhatikan jenis tinta, kondisi permukaan, posisi cetak, jarak printhead, dan kecepatan line. Jika faktor ini tidak sesuai, kode bisa buram, mudah luntur, atau sulit terbaca setelah proses handling.
CIJ printer menjadi solusi yang cocok karena mampu mencetak secara non-contact, cepat, dan fleksibel pada permukaan kaleng. Dengan pemilihan tinta yang tepat dan setting mesin yang stabil, hasil cetak bisa lebih tajam, konsisten, dan mendukung kebutuhan traceability serta compliance produksi.
Gressler dapat membantu mulai dari analisis material, sample print, demo on-site, instalasi, training operator, hingga after-sales support agar proses coding pada kaleng berjalan lebih efisien dan minim kendala.
Frequently Asked Questions (FAQ)
1. Apakah CIJ printer bisa digunakan untuk cetak expired date pada kaleng?
Bisa. CIJ printer cocok untuk mencetak expired date, batch number, production date, dan kode produksi pada kemasan kaleng, terutama untuk line produksi yang berjalan cepat.
2. Kenapa tinta pada kaleng bisa mudah luntur?
Tinta bisa mudah luntur jika jenis tinta tidak sesuai dengan permukaan logam, kaleng terlalu licin, ada minyak atau cairan pada area cetak, atau tinta belum cukup kering sebelum produk masuk proses handling.
3. Apakah perlu tinta khusus untuk cetak pada kaleng?
Ya, sebaiknya menggunakan tinta yang memiliki daya lekat baik pada permukaan logam. Jika kaleng memiliki coating atau finishing glossy, pemilihan tinta perlu diuji langsung melalui sample print.
4. Bagian mana yang paling cocok untuk mencetak kode pada kaleng?
Tergantung desain kemasan dan layout produksi. Kode bisa dicetak di bagian bawah, samping, tutup kaleng, atau area kosong pada desain kemasan agar tetap mudah dibaca dan tidak mengganggu branding.
5. Apakah CIJ printer bisa mengikuti line produksi kaleng yang cepat?
Bisa. CIJ printer memang banyak digunakan untuk kebutuhan produksi cepat. Namun, setting printer, sensor, conveyor, dan posisi printhead harus disesuaikan agar hasil cetak tetap stabil.
6. Bagaimana cara mencegah kode pada kaleng menjadi buram?
Gunakan tinta yang sesuai, pastikan permukaan kaleng bersih, atur jarak printhead dengan stabil, sesuaikan speed line dengan setting printer, dan lakukan cleaning serta maintenance secara berkala.
7. Apakah sample print perlu dilakukan sebelum membeli CIJ printer untuk kaleng?
Sangat disarankan. Sample print membantu memastikan tinta dapat menempel dengan baik, cepat kering, dan tetap terbaca pada kaleng asli yang digunakan di produksi.
8. Industri apa saja yang cocok menggunakan CIJ printer untuk kaleng?
CIJ printer untuk kaleng cocok digunakan di industri food & beverage, pharmaceutical, cosmetics, personal care, home care, building materials, chemical product, serta electronics & electrical components.



