logo gressler 2024 utama 1 baris

Mitos dan Fakta seputar Tanggal Kadaluarsa Makanan

Mitos_ Makanan Beku Tidak Memiliki Tanggal Kadaluarsa

Table of Contents

Memahami tanggal kadaluarsa makanan adalah aspek penting dalam menjaga kesehatan dan keselamatan konsumen. Tanggal kadaluarsa makanan memberikan informasi mengenai batas waktu aman untuk mengonsumsi produk tersebut. Meskipun demikian, banyak konsumen yang masih bingung atau memiliki kesalahpahaman mengenai makna sebenarnya dari tanggal kadaluarsa.

Artikel ini akan membahas lebih lanjut terkat mitos dan fakta seputar tanggal kadaluarsa makanan yang perlu Anda ketahui.

Mitos: Tanggal Kadaluarsa adalah Penunjuk Keamanan Mutlak

Dampak Tanggal Kadaluarsa yang Salah pada Produk Risiko Kesehatan dan Keselamatan Konsumen

Fakta: Tanggal Kadaluarsa Lebih Sering Menunjukkan Kualitas daripada Keamanan

Menurut United States Department of Agriculture (USDA), tanggal kadaluarsa pada sebagian besar produk makanan lebih sering menunjukkan kualitas daripada keamanan. Tanggal kadaluarsa makanan menunjukkan waktu hingga kapan makanan tersebut akan berada pada kondisi terbaiknya dalam hal rasa, tekstur, dan nutrisi, bukan batas akhir konsumsi yang aman. Setelah tanggal tersebut, makanan mungkin mulai kehilangan kualitas optimalnya tetapi belum tentu menjadi berbahaya untuk dikonsumsi.

Sebagai contoh, produk seperti keripik kentang mungkin akan kehilangan kerenyahannya setelah tanggal kadaluarsa, tetapi masih aman untuk dimakan.

 

Baca juga: Sewa Mesin Cetak Expired Date & Mesin Kadaluarsa Terlengkap

 

Mitos: Tanggal Kadaluarsa Makanan dan Tanggal “Best Before” Sama

Mitos_ Tanggal Kadaluarsa Makanan dan Tanggal _Best Before_ Sama

Fakta: Tanggal “Best Before” Menunjukkan Kualitas Puncak Produk, Sedangkan Tanggal Kadaluarsa Menunjukkan Batas Aman Konsumsi

Menurut World Health Organization (WHO), terdapat perbedaan signifikan antara tanggal “best before” dan tanggal kadaluarsa. Tanggal “best before” mengindikasikan kapan produk berada dalam kondisi kualitas terbaiknya—dalam hal rasa, tekstur, dan nutrisi. Tanda ini bukan penanda batas keamanan, tetapi lebih kepada kualitas optimal produk. Sebaliknya, tanggal kadaluarsa makanan adalah penanda batas akhir di mana produk tersebut aman untuk dikonsumsi.

 

Baca juga: Expired Date Adalah: Perbedaan dengan Best Before

 

Mitos: Makanan Beku Tidak Memiliki Tanggal Kadaluarsa Makanan

Mitos_ Makanan Beku Tidak Memiliki Tanggal Kadaluarsa

Fakta: Makanan Beku Memiliki Tanggal Kadaluarsa yang Menunjukkan Kualitas Terbaik Meskipun Lebih Tahan Lama

Menurut NSF International, makanan beku memang memiliki tanggal kadaluarsa yang mencerminkan periode kualitas terbaiknya. Meskipun makanan beku memiliki masa simpan yang lebih panjang dibandingkan dengan makanan segar, namun tanggal kadaluarsa makanan tetap relevan untuk memastikan kualitas optimal dari produk tersebut. Tanggal kadaluarsa makanan beku menunjukkan periode di mana produk akan mempertahankan kualitas terbaiknya, termasuk rasa, tekstur, dan nilai gizi.

Mitos: Makanan Kaleng Aman Selamanya

Mitos_ Makanan Kaleng Aman Selamanya

Fakta: Makanan Kaleng Memiliki Masa Simpan Panjang, Tapi Tetap Bisa Rusak dan Berbahaya Setelah Melewati Tanggal Kadaluarsa

Menurut Canned Food Alliance, meskipun makanan kaleng dikenal karena masa simpannya yang panjang, makanan ini tetap memiliki tanggal kadaluarsa yang menandakan batas akhir dari kualitas dan keamanan produk tersebut. Tanggal kadaluarsa makanan pada kaleng penting untuk memastikan konsumen mengkonsumsi makanan kaleng dalam kondisi terbaiknya.

Mitos: Produk Kering Tidak Perlu Diperhatikan Tanggal Kadaluarsanya

Fakta: Produk Kering Juga Bisa Mengalami Penurunan Kualitas dan Keamanan Jika Disimpan Terlalu Lama

Menurut Food and Drug Administration (FDA), produk kering seperti beras, tepung, atau bumbu juga memiliki tanggal kadaluarsa yang penting untuk diperhatikan. Produk kering dapat mengalami perubahan rasa dan tekstur jika disimpan terlalu lama atau dalam kondisi yang tidak tepat. Misalnya, beras bisa menjadi lebih keras atau kering, tepung bisa menggumpal atau kehilangan kelembutannya, dan bumbu bisa kehilangan aroma atau rasa.

 

Baca juga: Catat! Cara Membaca Expired Date yang Tepat pada Produk

 

Mitos: Tanggal Kadaluarsa Sama di Semua Negara

Fakta: Standar Tanggal Kadaluarsa Bervariasi di Setiap Negara

Menurut Food and Agriculture Organization (FAO), standar dan regulasi mengenai tanggal kadaluarsa bervariasi di setiap negara. Setiap negara memiliki regulasi pangan yang berbeda, termasuk aturan tentang tanggal kadaluarsa. Regulasi ini dapat mencakup cara penentuan tanggal kadaluarsa makanan, termasuk apakah menggunakan “Best Before” atau “Use By”, serta batas waktu yang diperbolehkan sebelum produk dianggap tidak aman untuk dikonsumsi.

Mitos: Tanggal Kadaluarsa Makanan Dapat Diabaikan pada Produk dengan Preservatif Tinggi

Fakta: Preservatif Memperpanjang Umur Simpan, tetapi Produk Tetap Dapat Rusak

Menurut World Health Organization (WHO), meskipun bahan pengawet dapat memperpanjang umur simpan produk makanan dengan menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan memperlambat proses pembusukan, produk tersebut tetap memiliki batas waktu di mana mereka dapat dikonsumsi dengan aman dan kualitas yang baik. Bahan pengawet seperti natrium benzoat, asam sorbat, dan lainnya digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri, jamur, dan ragi yang dapat menyebabkan kerusakan pada makanan.

 

Baca juga: 5 Alasan Pentingnya Mencetak Expired Date pada Produk

 

Mitos: Produk dalam Kemasan Vakum atau Hermetis Tidak Kadaluarsa

Mitos_ Produk dalam Kemasan Vakum atau Hermetis Tidak Kadaluarsa makanan

Fakta: Meskipun Lebih Tahan Lama, Produk dalam Kemasan Vakum Tetap Memiliki Batas Waktu Konsumsi Aman

Menurut NSF International, meskipun kemasan vakum atau hermetis memang membantu memperpanjang umur simpan produk dengan mengurangi paparan udara dan mikroorganisme, produk tersebut tetap memiliki tanggal kadaluarsa makanan yang menunjukkan batas aman untuk dikonsumsi. Kemasan vakum menghilangkan udara dari dalam kemasan, yang membantu mencegah oksidasi dan pertumbuhan bakteri aerob.

Cara Menyimpan Makanan untuk Memaksimalkan Umur Simpan

Cara Menyimpan Makanan untuk Memaksimalkan Umur Simpan

Menyimpan makanan dengan benar adalah kunci untuk memastikan makanan tetap aman dan berkualitas hingga tanggal kadaluarsa makanan. Dengan mengikuti tips penyimpanan yang tepat, kita dapat memaksimalkan umur simpan berbagai jenis makanan dan mengurangi pemborosan. Berikut ini adalah beberapa panduan penting untuk menyimpan makanan, berdasarkan rekomendasi dari USDA dan Mayo Clinic.

1. Makanan Kering

Penyimpanan: Simpan makanan kering seperti biji-bijian, pasta, dan kacang-kacangan dalam wadah kedap udara di tempat yang sejuk dan kering.

Alasan: Mencegah paparan kelembaban dan hama yang dapat merusak makanan.

2. Makanan Beku

Penyimpanan: Simpan makanan beku pada suhu -18°C atau lebih rendah. Gunakan kantong atau wadah yang dirancang untuk penyimpanan beku agar mencegah pembakaran freezer (freezer burn).

Alasan: Menjaga makanan tetap beku untuk memperlambat pertumbuhan bakteri dan menjaga kualitas.

3. Makanan Segar

Penyimpanan: Buah dan sayuran segar harus disimpan sesuai dengan jenisnya. Buah-buahan yang cepat matang, seperti apel dan pisang, sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering, sementara sayuran seperti brokoli dan wortel lebih baik disimpan di lemari es.

Alasan: Mencegah pembusukan dan menjaga kesegaran makanan lebih lama.

Teknologi Baru dalam Menentukan dan Menampilkan Tanggal Kadaluarsa

Teknologi Baru dalam Menentukan dan Menampilkan Tanggal Kadaluarsa makanan

Seiring kemajuan teknologi, metode tradisional untuk mencetak tanggal kadaluarsa makanan mengalami evolusi signifikan. Teknologi modern seperti printer inkjet, laser, dan handheld device menawarkan cara yang lebih efisien dan akurat untuk mencetak dan menampilkan tanggal kadaluarsa. Berikut ini adalah teknologi yang perlu Anda ketahui:

Inkjet Printer

Teknologi inkjet printer menggunakan tinta yang disemprotkan melalui nozzle kecil untuk mencetak informasi tanggal kadaluarsa makanan langsung pada kemasan produk.

 

Baca juga: Teknologi Pencetakan Expired Date, dari Inkjet hingga Laser

 

Laser Coding

Laser coding menggunakan sinar laser untuk mengukir atau mengubah permukaan kemasan, sehingga menciptakan tanda permanen seperti tanggal kadaluarsa makanan.

Handheld Coding Device

Perangkat handheld coding adalah alat portabel yang dapat digunakan untuk mencetak tanggal kadaluarsa secara manual pada berbagai jenis kemasan.

 

Baca juga: Prinsip Kerja Mesin Coding dalam Mencetak Expired Date

 

Kesimpulan

Memahami tanggal kadaluarsa makanan adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan dan keselamatan konsumen. Artikel ini mengungkap berbagai mitos dan fakta tentang tanggal kadaluarsa, seperti perbedaan antara tanggal “best before” dan tanggal kadaluarsa, serta pentingnya memperhatikan tanggal pada makanan kaleng dan produk kering. Selain itu, terdapat teknologi modern yang dapat membantu Anda untuk mencetak tanggal kadaluarsa makanan pada produk.

Share artikel ini

Hubungi expert coding & marking kami hari ini

Jelajahi bagaimana continuous inkjet printers Gressler dapat meningkatkan operasional kemasan Anda!

Anda mungkin juga menyukai

Table of Contents

Share