TIJ Printer untuk Blister dan Strip Pack Farmasi

Table of Contents

mesin coding blister pack obat farmasi tij 2

Blister dan strip pack banyak digunakan untuk produk farmasi, healthcare, vitamin, suplemen, hingga produk herbal modern karena praktis dan mudah didistribusikan. Namun, ukuran kemasan yang kecil membuat proses coding perlu lebih presisi agar batch code, expired date, production date, dan lot number tetap rapi serta mudah dibaca.

Jika kode terlalu kecil, buram, atau posisinya tidak konsisten, proses pengecekan oleh tim produksi dan QC bisa menjadi lebih sulit. Untuk kebutuhan tersebut, TIJ printer untuk blister dapat membantu mencetak kode dengan hasil lebih rapi, jelas, dan konsisten pada area cetak yang terbatas.

Tantangan Cetak Kode pada Blister Pack

pj herbal nusantara gressler jamu

Cetak kode pada blister pack membutuhkan perhatian khusus karena area kemasannya kecil dan materialnya bisa berbeda-beda. Kode seperti batch code, expired date, lot number, dan production date harus tetap rapi, jelas, dan mudah dibaca meskipun ruang cetaknya terbatas.

Jika ukuran font, posisi cetak, cartridge, atau tinta tidak sesuai, hasil kode bisa buram, meleber, atau sulit dicek oleh tim QC.

Area Cetak Kecil dan Terbatas

Blister pack memiliki area cetak yang lebih kecil dibanding kardus, botol, atau pouch. Karena itu, ukuran font, jumlah baris kode, dan posisi cetak perlu diatur dengan tepat.

Jika kode dibuat terlalu kecil, informasi seperti batch code dan expired date bisa sulit dibaca. Namun, jika dibuat terlalu besar, kode bisa keluar dari area cetak atau mengganggu tampilan kemasan.

Permukaan Foil atau Plastik Tidak Selalu Mudah Dicetak

Blister pack biasanya menggunakan material seperti foil, plastik, atau laminated material. Permukaan seperti ini tidak selalu mudah menyerap tinta, sehingga membutuhkan cartridge dan tinta yang sesuai.

Jika tinta tidak cocok dengan material, hasil cetak bisa mudah luntur, tidak menempel, atau terlihat kurang tajam. Karena itu, sample print pada blister asli penting dilakukan sebelum mesin digunakan untuk produksi rutin.

Kode Harus Tetap Terbaca Saat QC

Pada produk farmasi, healthcare, suplemen, atau produk sejenis, kode harus mudah dicek oleh tim produksi dan QC. Informasi seperti batch code dan expired date membantu proses identifikasi, kontrol kualitas, dan traceability produk.

Jika kode buram atau sulit terbaca, proses pengecekan bisa menjadi lebih lama. Bahkan, produk bisa perlu dicek ulang atau masuk proses rework.

Risiko Smear Setelah Handling

Smear bisa terjadi ketika tinta meleber setelah proses cetak. Biasanya ini disebabkan oleh tinta yang belum cukup kering, material blister yang terlalu licin, atau cartridge yang tidak sesuai.

Risiko ini bisa meningkat saat blister langsung masuk proses handling, stacking, packing, atau bergesekan dengan produk lain. Karena itu, pemilihan tinta, drying time, dan alur handling setelah coding perlu diperhatikan agar kode tetap rapi dan terbaca.

Kenapa Kode pada Blister Pack Tidak Boleh Buram?

Kode pada blister pack harus tercetak jelas karena berhubungan langsung dengan informasi produk, masa simpan, traceability, dan proses quality control. Karena area blister biasanya kecil, kode yang buram, terlalu tipis, atau posisinya tidak rapi bisa membuat informasi penting sulit dibaca.

Jika kode tidak terbaca dengan baik, dampaknya bisa cukup besar untuk proses produksi. Misalnya:

  • Tim QC perlu mengecek ulang produk satu per satu
  • Produk berisiko masuk kategori reject
  • Proses audit menjadi lebih sulit
  • Traceability produk terganggu saat terjadi complaint
  • Distributor atau konsumen kesulitan membaca expired date

Berhubungan dengan Informasi Masa Simpan Produk

Expired date harus mudah dibaca agar pengguna, retailer, dan distributor dapat melihat masa pakai produk dengan jelas. Ini sangat penting untuk produk farmasi, healthcare, suplemen, vitamin, dan produk sejenis yang memiliki batas penggunaan tertentu.

Jika expired date buram atau sulit dibaca, produk bisa menimbulkan keraguan saat dijual atau digunakan. Karena itu, hasil cetak perlu terlihat jelas, rapi, dan konsisten pada setiap blister pack.

Membantu Traceability Jika Ada Complaint

Batch code dan lot number berfungsi untuk membantu pabrik menelusuri kelompok produksi tertentu. Kode ini akan sangat berguna jika terjadi complaint, produk reject, atau kebutuhan pengecekan ulang.

Dengan kode yang jelas, tim produksi dan QA dapat mengetahui:

  • Produk berasal dari batch mana
  • Kapan produk diproduksi
  • Dari line atau shift mana produk dibuat
  • Apakah ada produk lain yang perlu diperiksa

Traceability yang baik akan membantu proses investigasi menjadi lebih cepat dan terarah.

Mendukung Proses Audit dan Quality Control

Dalam proses produksi, tim QA/QC perlu memastikan setiap produk memiliki kode yang sesuai dan mudah dibaca. Informasi seperti batch code, expired date, production date, dan lot number harus terlihat jelas agar proses pengecekan tidak memperlambat produksi.

Kode yang jelas membantu tim QC untuk:

  • Mengecek kesesuaian informasi produk
  • Memastikan kode tidak salah cetak
  • Mengurangi proses recheck
  • Menjaga standar kualitas kemasan

Jika kode terlalu kecil, buram, atau posisinya tidak konsisten, proses QC bisa menjadi lebih lama dan kurang efisien.

Mengurangi Risiko Produk Reject

Kode yang tidak terbaca dapat membuat produk perlu dicek ulang, di-rework, atau bahkan ditolak saat proses QC. Hal ini tentu bisa menambah waktu kerja, meningkatkan biaya operasional, dan mengganggu kelancaran produksi.

Dengan hasil coding yang rapi dan mudah dibaca, produk akan lebih siap masuk ke tahap berikutnya, seperti packing, distribusi, audit, atau pengecekan lanjutan.

Apakah TIJ Printer Cocok untuk Blister Pack?

pj herbal nusantara gressler jamu 3

TIJ printer dapat menjadi pilihan untuk mencetak kode pada blister pack, terutama jika kebutuhan utamanya adalah hasil cetak yang rapi, tajam, dan mudah dibaca pada area kecil. Teknologi ini cocok untuk mencetak informasi seperti expired date, batch code, lot number, kode shift, hingga kode internal produksi.

Namun, hasil cetak tetap perlu disesuaikan dengan material blister, ukuran area cetak, jenis cartridge, dan kestabilan produk saat melewati printer.

Cocok untuk Kode Kecil yang Butuh Hasil Rapi

Blister pack memiliki area cetak yang terbatas, sehingga kode harus dibuat kecil tetapi tetap terbaca. TIJ printer dapat membantu menghasilkan cetakan yang tajam, bersih, dan rapi untuk kebutuhan tersebut.

Hal ini penting terutama untuk produk farmasi, healthcare, suplemen, atau produk herbal modern yang membutuhkan tampilan kemasan tetap profesional dan mudah dicek oleh tim QC.

Bisa Mencetak Teks, Angka, dan Format Kode Berbeda

TIJ printer fleksibel untuk mencetak berbagai format kode. Mulai dari expired date, batch code, lot number, kode shift, kode line, sampai kode internal sesuai kebutuhan produksi.

Fleksibilitas ini membantu pabrik yang memiliki beberapa varian produk atau format kode berbeda. Operator dapat menyesuaikan isi kode berdasarkan jadwal produksi dan standar internal perusahaan.

Praktis untuk Produksi Kecil sampai Menengah

Untuk produksi kecil sampai menengah, TIJ printer cukup praktis digunakan karena sistemnya tidak terlalu kompleks. Mesin ini cocok untuk kebutuhan coding yang membutuhkan hasil rapi, tetapi tetap mudah dioperasikan oleh tim produksi.

TIJ juga bisa menjadi solusi untuk pabrik yang ingin meningkatkan proses coding dari manual menjadi lebih konsisten dan terkontrol.

Dapat Dikombinasikan dengan Conveyor atau Feeder

Agar hasil cetak lebih stabil, TIJ printer dapat dipasang dengan conveyor, feeder, atau sistem handling yang sesuai. Sistem ini membantu blister berjalan lebih rapi saat melewati area printhead.

Dengan posisi produk yang stabil, kode bisa tercetak lebih konsisten, tidak mudah miring, dan tetap berada di area cetak yang sudah ditentukan.

Kode Apa Saja yang Perlu Dicetak pada Blister?

pj herbal nusantara gressler jamu 2

Kode pada blister pack biasanya digunakan untuk membantu identifikasi produk, kontrol kualitas, dan traceability. Karena blister sering digunakan untuk produk farmasi, healthcare, suplemen, dan herbal modern, informasi yang tercetak harus jelas, rapi, dan mudah dibaca oleh tim produksi, QC, distributor, maupun konsumen.

Berikut beberapa kode yang umum dicetak pada blister:

Expired Date

Expired date menunjukkan batas masa pakai produk. Kode ini penting agar konsumen, retailer, distributor, dan tenaga kesehatan dapat mengetahui sampai kapan produk aman atau layak digunakan.

Pada blister pack, expired date harus tercetak jelas karena biasanya kemasan memiliki area yang kecil. Jika tanggal kedaluwarsa sulit dibaca, produk bisa menimbulkan keraguan saat digunakan atau dijual.

Batch Code

Batch code digunakan untuk melacak kelompok produksi tertentu. Kode ini membantu tim produksi dan QA mengetahui produk berasal dari batch mana.

Batch code sangat berguna jika terjadi complaint, produk reject, atau kebutuhan pengecekan ulang. Dengan kode yang jelas, proses penelusuran produk bisa dilakukan lebih cepat dan terarah.

Lot Number

Lot number digunakan untuk kebutuhan traceability dan kontrol kualitas. Kode ini membantu membedakan kelompok produk berdasarkan periode produksi, bahan baku, atau proses tertentu.

Dengan lot number yang mudah dibaca, tim QA/QC dapat lebih mudah melakukan audit, pengecekan kualitas, dan investigasi jika ada masalah pada produk.

Production Date

Production date menunjukkan kapan produk diproduksi. Informasi ini membantu tim internal mengontrol masa simpan, urutan distribusi, dan pengecekan stok.

Pada produk farmasi, healthcare, suplemen, atau herbal, production date juga membantu memastikan produk dikelola sesuai standar penyimpanan dan distribusi.

Kode Line atau Shift

Kode line atau shift digunakan untuk mengetahui produk dibuat di line produksi atau shift tertentu. Informasi ini membantu tim produksi melakukan evaluasi jika ada perbedaan hasil, kendala mesin, atau complaint pada batch tertentu.

Dengan kode line atau shift yang jelas, proses investigasi internal bisa lebih mudah dilakukan tanpa harus menebak dari mana produk berasal.

TIJ, CIJ, atau Laser untuk Blister Pack?

mesin coding blister pack obat farmasi tij

Untuk kebutuhan coding pada blister pack, pilihan mesin tidak bisa disamakan untuk semua line produksi. Setiap teknologi memiliki keunggulan masing-masing, tergantung material blister, ukuran area cetak, kecepatan produksi, dan target ketahanan kode.

Secara umum, TIJ cocok untuk kode kecil yang rapi, CIJ cocok untuk line produksi yang lebih cepat, sedangkan laser cocok jika pabrik membutuhkan marking permanen tanpa tinta.

TIJ untuk Kode Kecil yang Rapi dan Praktis

TIJ printer cocok digunakan jika kebutuhan utamanya adalah mencetak batch code, expired date, lot number, atau production date pada area kecil dengan hasil yang tajam dan bersih.

Teknologi ini cukup praktis untuk produksi kecil sampai menengah, terutama jika pabrik membutuhkan kode yang rapi dan mudah dibaca oleh tim QC. TIJ juga bisa dikombinasikan dengan conveyor atau feeder agar posisi cetak lebih stabil.

Baca juga: TIJ Coding Printer untuk Cetak di Kardus Packaging

CIJ untuk Line Produksi Lebih Cepat

CIJ printer lebih cocok untuk line produksi yang berjalan cepat dan membutuhkan proses coding berkelanjutan. Teknologi ini banyak digunakan pada line yang memiliki volume produksi tinggi dan membutuhkan printer yang dapat mengikuti kecepatan conveyor.

Jika blister pack diproses dalam jumlah besar dengan speed tinggi, CIJ bisa menjadi pilihan yang perlu dipertimbangkan. Namun, pemilihan tinta dan setting tetap harus disesuaikan dengan material blister agar kode tidak mudah luntur atau smear.

Laser untuk Kode Permanen Tanpa Tinta

Laser marking cocok jika pabrik membutuhkan kode yang lebih permanen dan tidak ingin bergantung pada consumable tinta. Karena tidak menggunakan tinta, laser dapat membantu mengurangi kebutuhan penggantian cartridge atau consumable tertentu.

Namun, penggunaan laser tetap perlu disesuaikan dengan jenis material blister. Tidak semua permukaan foil, plastik, atau laminated film memberikan hasil marking yang sama, sehingga sample marking tetap penting dilakukan sebelum digunakan di produksi rutin.

Pilih Berdasarkan Material, Speed, dan Target Ketahanan Kode

Pilihan terbaik sebaiknya ditentukan setelah melihat kondisi produksi secara langsung. Beberapa hal yang perlu dicek antara lain:

  • Material blister atau strip pack yang digunakan
  • Area cetak yang tersedia
  • Ukuran kode yang dibutuhkan
  • Kecepatan line produksi
  • Proses setelah coding, seperti handling, stacking, atau packing
  • Target ketahanan kode
  • Kebutuhan QC dan traceability

Dengan memahami faktor tersebut, pabrik dapat memilih teknologi yang paling sesuai, apakah TIJ, CIJ, atau laser. Tujuannya agar kode tetap rapi, mudah dibaca, dan sesuai dengan kebutuhan produksi.

Tips Agar Hasil Coding pada Blister Lebih Rapi

mesin coding blister pack obat farmasi tij 2

Agar hasil coding pada blister pack terlihat rapi dan mudah dibaca, pabrik perlu memperhatikan beberapa faktor penting. Mulai dari ukuran font, jenis cartridge, posisi produk, area cetak, sampai pengujian pada kemasan asli.

Karena area blister biasanya kecil, setiap detail perlu diatur dengan tepat agar kode seperti expired date, batch code, lot number, dan production date tetap jelas saat dicek oleh operator maupun tim QC.

Gunakan Ukuran Font yang Masih Mudah Dibaca

Area cetak pada blister memang terbatas, tetapi ukuran font tidak boleh dibuat terlalu kecil. Jika terlalu kecil, kode bisa sulit dibaca saat proses QC, packing, atau distribusi.

Ukuran font sebaiknya tetap nyaman dibaca oleh operator dan QC. Jadi, sebelum produksi berjalan, pastikan ukuran kode sudah cukup jelas tanpa keluar dari area cetak yang tersedia.

Pilih Cartridge Sesuai Material Blister

Material blister bisa berbeda-beda, seperti foil, plastik, glossy film, atau laminated film. Setiap material bisa membutuhkan jenis cartridge dan tinta yang berbeda agar hasil cetak menempel dengan baik.

Jika cartridge tidak sesuai, kode bisa mudah luntur, smear, atau kurang tajam. Karena itu, pemilihan cartridge perlu disesuaikan dengan material blister yang digunakan di produksi.

Pastikan Posisi Produk Stabil Saat Dicetak

Blister yang bergeser saat melewati printer bisa membuat kode miring, tidak sejajar, atau keluar dari area cetak. Hal ini sering terjadi jika posisi produk tidak stabil di conveyor atau feeder.

Agar hasil coding lebih konsisten, posisi blister perlu dijaga tetap rapi saat melewati printhead. Penggunaan guide, stopper, conveyor, atau feeder yang sesuai dapat membantu menjaga posisi cetak tetap stabil.

Hindari Area Sealing dan Lipatan

Kode sebaiknya tidak dicetak pada area sealing, lipatan, sobekan, atau bagian yang mudah tertutup. Area seperti ini bisa membuat kode terpotong, rusak, atau sulit terlihat setelah proses packaging.

Pilih area cetak yang rata, mudah terlihat, dan tidak terganggu proses handling. Dengan begitu, kode tetap mudah dibaca sampai produk masuk tahap QC, packing, dan distribusi.

Lakukan Sample Print Sebelum Produksi Rutin

Sample print penting dilakukan sebelum mesin digunakan untuk produksi rutin. Pengujian ini membantu memastikan hasil kode sudah rapi, cepat kering, tidak smear, dan mudah dibaca pada blister asli.

Dengan sample print, pabrik juga bisa mengecek apakah ukuran font, posisi cetak, cartridge, dan warna tinta sudah sesuai. Jadi, risiko hasil cetak bermasalah saat produksi berjalan bisa dikurangi sejak awal.

Kesimpulan

Coding pada blister pack membutuhkan perhatian khusus karena area cetaknya kecil dan materialnya bisa berbeda-beda, seperti foil, plastik, glossy film, atau laminated material. Kode seperti expired date, batch code, lot number, dan production date harus tetap tercetak rapi, jelas, dan mudah dibaca agar tidak menghambat proses QC, audit, packing, maupun distribusi.

TIJ printer dapat menjadi pilihan yang praktis untuk mencetak kode kecil pada blister pack dengan hasil yang tajam dan bersih. Namun, hasil terbaik tetap bergantung pada pemilihan cartridge, ukuran font, posisi cetak, kestabilan produk, serta kesesuaian tinta dengan material kemasan.

Sebelum digunakan untuk produksi rutin, sample print pada blister asli sangat penting dilakukan. Dengan pengujian ini, pabrik bisa memastikan kode sudah mudah dibaca, cepat kering, tidak smear, dan sesuai dengan kebutuhan traceability serta quality control.

FAQ Seputar TIJ Printer untuk Blister Pack

1. Apakah TIJ printer cocok untuk mencetak expired date pada blister pack?

Ya, TIJ printer cocok untuk mencetak expired date pada blister pack, terutama jika area cetaknya kecil dan membutuhkan hasil yang rapi. Dengan pengaturan font, posisi cetak, dan cartridge yang tepat, kode bisa terlihat jelas dan mudah dibaca.

2. Apa saja kode yang bisa dicetak pada blister pack?

Kode yang umum dicetak pada blister pack meliputi expired date, batch code, lot number, production date, kode line, kode shift, dan kode internal produksi. Kode ini membantu proses identifikasi, traceability, QC, dan distribusi produk.

3. Kenapa hasil kode pada blister bisa buram atau mudah smear?

Kode bisa buram atau smear karena beberapa faktor, seperti tinta tidak sesuai dengan material blister, permukaan terlalu licin, drying time kurang cukup, atau posisi produk tidak stabil saat dicetak. Karena itu, penting untuk melakukan sample print sebelum produksi rutin.

4. Apakah TIJ bisa mencetak pada permukaan foil dan plastik?

Bisa, tetapi perlu menggunakan cartridge dan tinta yang sesuai. Foil, plastik, glossy film, dan laminated material memiliki karakter permukaan yang berbeda, sehingga jenis tinta perlu disesuaikan agar kode dapat menempel dengan baik dan tidak mudah luntur.

5. Lebih baik menggunakan TIJ, CIJ, atau laser untuk blister pack?

Pilihan terbaik tergantung kebutuhan produksi. TIJ cocok untuk kode kecil yang rapi dan praktis. CIJ cocok untuk line produksi yang lebih cepat. Laser cocok jika membutuhkan marking permanen tanpa tinta. Sebaiknya pilihan ditentukan berdasarkan material blister, speed line, area cetak, dan target ketahanan kode.

6. Bagaimana cara membuat hasil coding pada blister lebih rapi?

Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan ukuran font yang masih mudah dibaca, memilih cartridge sesuai material, menjaga posisi blister tetap stabil, menghindari area sealing atau lipatan, dan melakukan sample print pada blister asli sebelum produksi rutin.

7. Apakah TIJ printer bisa dikombinasikan dengan conveyor atau feeder?

Ya, TIJ printer bisa dikombinasikan dengan conveyor, feeder, sensor, atau sistem handling lain. Kombinasi ini membantu posisi blister lebih stabil saat melewati printhead, sehingga hasil cetak lebih konsisten dan tidak mudah miring.

8. Apakah sample print penting sebelum membeli TIJ printer untuk blister?

Sangat penting. Sample print membantu memastikan hasil kode sudah rapi, mudah dibaca, cepat kering, tidak smear, dan sesuai dengan material blister yang digunakan. Dari hasil trial, pabrik juga bisa menentukan cartridge, ukuran font, dan posisi cetak yang paling sesuai.

Widodo Prasetyo, SS

Widodo Prasetyo, SS

Sales Manager

Expert Reviewer

Widodo Prasetyo adalah Sales Manager Gressler yang berpengalaman dalam membantu customer menemukan solusi coding dan marking yang sesuai dengan kebutuhan produksi di wilayah barat Indonesia. Ia berperan dalam memahami kebutuhan customer, mulai dari jenis produk, material kemasan, volume produksi, kondisi line, hingga target efisiensi dan budget. Sebagai bagian dari tim sales Gressler, Widodo mendukung proses konsultasi, rekomendasi mesin, koordinasi demo, trial mesin, serta pemilihan solusi yang tepat untuk berbagai kebutuhan industri manufaktur. Pengalamannya mencakup solusi CIJ, TIJ, TTO, DOD Large Character Printer, Laser Marking, Handheld Inkjet Printer, inks & consumables, serta sistem pendukung seperti conveyor dan CMS package.

Lihat Profile Reviewer

Tag :

Share artikel ini

Widodo Prasetyo, SS

Widodo Prasetyo, SS

Sales Manager

Expert Reviewer

Widodo Prasetyo adalah Sales Manager Gressler yang berpengalaman dalam membantu customer menemukan solusi coding dan marking yang sesuai dengan kebutuhan produksi di wilayah barat Indonesia. Ia berperan dalam memahami kebutuhan customer, mulai dari jenis produk, material kemasan, volume produksi, kondisi line, hingga target efisiensi dan budget. Sebagai bagian dari tim sales Gressler, Widodo mendukung proses konsultasi, rekomendasi mesin, koordinasi demo, trial mesin, serta pemilihan solusi yang tepat untuk berbagai kebutuhan industri manufaktur. Pengalamannya mencakup solusi CIJ, TIJ, TTO, DOD Large Character Printer, Laser Marking, Handheld Inkjet Printer, inks & consumables, serta sistem pendukung seperti conveyor dan CMS package.

Hubungi expert coding & marking kami hari ini

Jelajahi bagaimana continuous inkjet printers Gressler dapat meningkatkan operasional kemasan Anda!

Anda mungkin juga suka artikel ini