TIJ Coding Printer untuk Cetak di Kardus Packaging

Table of Contents

pt nirwana tirta tij cij summit testimonial

Kardus produksi sering digunakan untuk melindungi produk, memudahkan penyimpanan, dan mendukung proses distribusi dari pabrik ke gudang, distributor, atau retailer. Karena itu, kode seperti batch code, production date, expired date, SKU, dan kode internal perlu tercetak jelas agar produk mudah dikenali oleh tim produksi, QC, warehouse, dan logistik.

Jika kode pada kardus buram, ukurannya terlalu kecil, atau posisinya tidak konsisten, proses identifikasi bisa menjadi lebih lambat dan berisiko menyebabkan salah stok maupun salah kirim. Untuk kebutuhan tersebut, TIJ coding printer untuk kardus produksi dapat membantu mencetak kode dengan hasil lebih rapi, tajam, dan mudah dibaca pada berbagai jenis kardus.

Kenapa Kardus Produksi Membutuhkan Kode yang Jelas?

Kardus produksi bukan hanya berfungsi sebagai pelindung produk. Dalam proses operasional pabrik, kardus juga menjadi media penting untuk identifikasi, penyimpanan, dan distribusi. Karena itu, kode pada kardus harus tercetak jelas, rapi, dan mudah dibaca oleh tim produksi, QC, warehouse, maupun logistik.

Jika kode buram, terlalu kecil, atau sulit ditemukan, proses kerja bisa menjadi lebih lambat. Bahkan, risiko salah stok, salah kirim, atau kesulitan tracking produk juga bisa meningkat.

Membantu Identifikasi Produk di Gudang

Kode pada kardus membantu tim warehouse mengenali isi produk tanpa harus membuka kardus satu per satu. Ini sangat membantu, terutama jika produk memiliki banyak varian, ukuran, rasa, tipe, atau tujuan distribusi yang berbeda.

Dengan kode yang jelas, tim gudang bisa lebih cepat mengetahui isi kardus, tanggal produksi, batch, atau SKU produk. Proses pengecekan stok pun menjadi lebih praktis dan efisien.

Memudahkan Proses Picking dan Distribusi

Dalam aktivitas warehouse, proses picking dan distribusi membutuhkan ketelitian. Tim logistik harus mengambil produk yang tepat, memisahkan sesuai tujuan, lalu mengirimkannya ke cabang, distributor, atau customer.

Kode yang mudah dibaca membantu proses ini berjalan lebih akurat. Tim tidak perlu terlalu lama mencari informasi produk, sehingga risiko salah ambil barang atau salah kirim bisa dikurangi.

Mendukung Traceability Produk

Kode seperti batch code, lot number, dan production date sangat penting untuk traceability. Dengan kode tersebut, perusahaan bisa melacak produk berdasarkan kelompok produksi, tanggal produksi, atau line tertentu.

Traceability ini berguna saat ada complaint, audit, pengecekan kualitas, atau kebutuhan recall. Jika kode pada kardus jelas, proses penelusuran produk bisa dilakukan lebih cepat dan terarah.

Mengurangi Risiko Salah Stok dan Salah Kirim

Kode yang mudah dibaca dapat membantu tim gudang dan logistik mengurangi kesalahan saat penyimpanan, pengecekan stok, dan pengiriman. Hal ini penting terutama untuk pabrik dengan volume produksi tinggi atau banyak varian produk.

Dengan kode yang rapi dan konsisten, produk lebih mudah dikenali sejak keluar dari line produksi sampai masuk ke gudang dan distribusi. Proses kerja menjadi lebih tertata, cepat, dan minim kesalahan.

Baca juga: CIJ Printer untuk Karton dan Dus Kemasan Sekunder

Apa Saja Kode yang Biasanya Dicetak pada Kardus Produksi?

tij untuk print di kardus produksi 2

Kode pada kardus produksi biasanya digunakan untuk membantu identifikasi produk, pengecekan stok, distribusi, dan traceability. Jenis kode yang dicetak bisa berbeda-beda tergantung kebutuhan pabrik, jenis produk, sistem gudang, dan standar internal perusahaan.

Dengan kode yang jelas, tim produksi, QC, warehouse, dan logistik bisa lebih mudah mengenali produk tanpa harus membuka kardus satu per satu.

Batch Code

Batch code digunakan untuk melacak kelompok produksi tertentu. Kode ini membantu pabrik mengetahui produk berasal dari batch mana, kapan diproduksi, dan apakah masuk dalam kelompok produksi tertentu.

Kode ini penting jika suatu saat terjadi complaint, produk reject, atau kebutuhan pengecekan ulang. Dengan batch code yang jelas, tim produksi dan QA bisa menelusuri produk dengan lebih cepat.

Baca juga: Batch Number Produk: Pengertian, Fungsi, & Cara Membuatnya

Production Date dan Expired Date

Production date menunjukkan kapan produk diproduksi, sedangkan expired date menunjukkan batas masa simpan produk.

Pada kardus produksi, kedua kode ini membantu tim gudang mengatur stok berdasarkan tanggal produksi atau masa kedaluwarsa. Ini sangat penting untuk produk makanan, minuman, farmasi, kosmetik, dan produk lain yang memiliki masa simpan tertentu.

Baca juga: Expired Date Artinya? Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi?

Lot Number

Lot number digunakan untuk kebutuhan traceability dan kontrol kualitas. Kode ini membantu perusahaan membedakan kelompok produk dalam periode produksi atau pengiriman tertentu.

Dengan lot number, proses audit, pengecekan stok, dan pelacakan produk menjadi lebih mudah dilakukan. Terutama jika perusahaan memiliki banyak varian produk atau volume produksi yang besar.

SKU Code atau Kode Produk

SKU code atau kode produk membantu tim gudang membedakan varian produk. Misalnya berdasarkan ukuran, rasa, tipe, warna, kategori, atau jenis kemasan.

Kode ini sangat membantu saat proses picking dan sorting. Tim warehouse bisa lebih cepat memastikan produk yang diambil sudah sesuai dengan pesanan atau tujuan pengiriman.

Kode Tujuan Distribusi

Kode tujuan distribusi digunakan untuk menunjukkan ke mana produk akan dikirim. Misalnya ke cabang, distributor, area tertentu, gudang regional, atau customer tertentu.

Dengan kode ini, tim logistik bisa lebih mudah memisahkan produk berdasarkan rute pengiriman. Risiko salah kirim juga bisa dikurangi, terutama jika pengiriman dilakukan dalam jumlah besar.

Informasi Isi Kardus

Selain kode produksi, kardus juga bisa dicetak dengan informasi isi. Contohnya jumlah pcs per kardus, varian produk, ukuran, tipe produk, atau kode internal warehouse.

Informasi ini membantu tim gudang mengenali isi kardus tanpa perlu membukanya. Proses pengecekan stok, penyusunan barang, dan distribusi menjadi lebih cepat dan praktis.

Masalah yang Sering Terjadi Saat Cetak Kode pada Kardus Produksi

Mencetak kode pada kardus produksi terlihat sederhana, tetapi di lapangan masih sering muncul beberapa kendala. Masalah ini biasanya berkaitan dengan jenis kardus, cartridge yang digunakan, posisi cetak, hingga kestabilan kardus saat melewati printer.

Jika tidak diperhatikan, kode bisa menjadi sulit dibaca oleh tim produksi, QC, warehouse, maupun logistik. Akibatnya, proses identifikasi produk bisa lebih lambat dan berisiko menimbulkan kesalahan saat penyimpanan atau pengiriman.

Kode Buram atau Kurang Tajam

Kode yang buram atau kurang tajam bisa terjadi karena cartridge tidak sesuai dengan jenis kardus, permukaan kardus terlalu menyerap tinta, atau setting printer belum tepat.

Masalah ini membuat informasi seperti batch code, expired date, SKU, atau kode internal menjadi sulit dibaca. Untuk menghindarinya, cartridge dan tinta perlu disesuaikan dengan material kardus yang digunakan.

Baca juga: Kenapa Hasil Cetak Expired Date Bisa Buram? Ini Solusinya

Ukuran Font Terlalu Kecil

Ukuran font yang terlalu kecil bisa menyulitkan proses pembacaan, terutama saat kardus sudah tersusun di rak, pallet, atau area gudang.

Kode mungkin masih terlihat saat dicek dari dekat, tetapi akan sulit dibaca ketika tim warehouse harus melakukan pengecekan cepat. Karena itu, ukuran font sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan baca di area produksi dan gudang.

Posisi Cetak Tidak Konsisten

Posisi cetak bisa berubah-ubah jika kardus bergeser saat melewati printer. Hal ini bisa terjadi karena conveyor tidak stabil, guide rail kurang sesuai, atau posisi kardus tidak sejajar.

Akibatnya, kode bisa tercetak miring, terlalu dekat dengan tepi kardus, atau tidak berada di area yang sudah ditentukan. Posisi cetak yang tidak konsisten juga membuat tampilan kardus terlihat kurang rapi.

Tinta Melebar pada Kardus Berpori

Beberapa jenis kardus memiliki permukaan berpori dan mudah menyerap tinta. Jika tinta menyerap terlalu cepat, hasil cetak bisa terlihat melebar, kurang tajam, atau tidak rapi.

Masalah ini sering terjadi pada kardus cokelat atau corrugated box dengan permukaan kasar. Untuk hasil yang lebih baik, perlu dilakukan sample print pada kardus asli agar jenis cartridge, ukuran font, dan setting cetak bisa disesuaikan.

Kode Tertutup Label, Lakban, atau Lipatan Kardus

Area cetak yang kurang tepat bisa membuat kode tertutup saat proses packing. Misalnya tertutup label, lakban, stiker, lipatan kardus, atau area sealing.

Jika kode tertutup, tim gudang dan logistik akan kesulitan membaca informasi produk. Karena itu, posisi cetak perlu ditentukan sejak awal agar kode tetap terlihat jelas sampai produk masuk gudang, distribusi, dan diterima customer.

Faktor yang Perlu Dicek Sebelum Memilih TIJ Coding Printer untuk Kardus Produksi

Faktor yang Perlu Dicek Kenapa Penting? Dampak Jika Tidak Sesuai
Jenis kardus yang digunakan Setiap kardus punya karakter berbeda, seperti kardus cokelat, corrugated box, box putih, atau kardus berpori. Ini berpengaruh pada pilihan cartridge dan tinta. Hasil cetak bisa buram, melebar, atau kurang tajam.
Warna permukaan kardus Warna kardus menentukan pilihan warna tinta agar kode mudah terlihat. Kode bisa terlihat samar dan sulit dibaca oleh tim gudang atau QC.
Ukuran kode yang dibutuhkan Ukuran kode perlu disesuaikan dengan jarak baca, baik di produksi, gudang, pallet, atau rak penyimpanan. Kode terlalu kecil dan sulit dibaca saat proses pengecekan.
Jumlah baris kode Jumlah baris menentukan layout cetak, misalnya hanya expired date atau kombinasi batch code, SKU, dan kode internal. Kode terlihat terlalu padat, tidak rapi, atau sulit dipahami.
Area cetak pada kardus Area cetak harus dipilih agar tidak tertutup lakban, label, lipatan, atau sealing. Kode bisa tertutup saat packing dan sulit dibaca saat distribusi.
Kecepatan conveyor Kecepatan line memengaruhi kestabilan posisi dan ketajaman hasil cetak. Posisi kode bisa bergeser atau hasil cetak tidak konsisten.
Posisi kardus saat berjalan Kardus harus melewati printer dalam posisi stabil dan sejajar. Kode bisa miring, tidak sejajar, atau tercetak di area yang salah.
Kebutuhan warehouse Kode perlu disesuaikan dengan kebutuhan tim gudang, apakah dibaca dari dekat, dari pallet, atau dari rak. Proses picking, stok opname, dan distribusi bisa lebih lambat.
Format kode yang dicetak Format seperti batch code, expired date, production date, SKU, dan lot number perlu disiapkan sejak awal. Operator bisa salah input atau format kode tidak sesuai standar produksi.
Support teknis vendor Vendor perlu mendukung instalasi, training, pemilihan cartridge, troubleshooting, spare part, dan after-sales support. Jika ada kendala, produksi bisa terganggu karena support lambat atau tidak jelas.

Cara Membuat Hasil Cetak TIJ pada Kardus Lebih Rapi dan Mudah Dibaca

tij untuk print di kardus produksi

Agar hasil cetak pada kardus produksi terlihat rapi dan mudah dibaca, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Bukan hanya dari mesin printer, tetapi juga dari jenis cartridge, warna tinta, ukuran font, posisi cetak, dan kestabilan kardus saat melewati printer.

Dengan pengaturan yang tepat, kode seperti batch code, expired date, production date, SKU, dan kode internal bisa tercetak lebih jelas dan membantu proses identifikasi di produksi, gudang, maupun distribusi.

Gunakan Cartridge yang Sesuai dengan Material Kardus

Pemilihan cartridge perlu disesuaikan dengan jenis kardus yang digunakan. Kardus cokelat, corrugated box, box putih, kardus porous, glossy, atau coated bisa membutuhkan karakter tinta yang berbeda.

Jika cartridge tidak sesuai, hasil cetak bisa terlihat buram, melebar, atau kurang tajam. Karena itu, sebelum digunakan untuk produksi rutin, sebaiknya dilakukan pengujian pada kardus asli agar hasil cetak benar-benar sesuai.

Pilih Warna Tinta yang Kontras

Warna tinta harus terlihat jelas pada permukaan kardus. Untuk kardus cokelat atau berwarna gelap, tinta dengan kontras tinggi akan membantu kode lebih mudah dibaca. Sedangkan untuk kardus putih atau terang, tinta gelap biasanya lebih efektif.

Kontras yang baik sangat penting agar kode tetap terbaca saat kardus berada di conveyor, area QC, rak gudang, atau sudah tersusun di pallet.

Sesuaikan Ukuran Font dengan Kebutuhan Baca

Ukuran font sebaiknya disesuaikan dengan siapa yang akan membaca kode dan dari jarak berapa kode tersebut perlu terlihat. Jika hanya dibaca dari dekat, ukuran kecil hingga sedang biasanya cukup.

Namun, jika kode digunakan oleh tim warehouse saat kardus sudah ditumpuk atau disusun di rak, ukuran font sebaiknya dibuat lebih besar. Tujuannya agar proses identifikasi produk bisa lebih cepat dan tidak perlu membuka atau memindahkan kardus satu per satu.

Tentukan Area Cetak yang Tidak Tertutup Packing

Area cetak harus dipilih dengan hati-hati. Hindari bagian kardus yang berpotensi tertutup lakban, label, stiker, lipatan, atau area sealing.

Jika kode tertutup saat proses packing, informasi penting seperti batch code atau SKU akan sulit dibaca. Pilih area yang tetap terlihat jelas dari proses produksi sampai penyimpanan dan distribusi.

Pastikan Kardus Stabil Saat Melewati Printer

Kardus yang bergeser saat melewati printer bisa membuat posisi kode berubah-ubah. Hasilnya, kode bisa miring, tidak sejajar, atau tercetak di area yang tidak sesuai.

Untuk menjaga posisi tetap konsisten, conveyor, guide rail, atau stopper dapat digunakan sesuai kebutuhan line produksi. Semakin stabil posisi kardus, semakin rapi pula hasil cetaknya.

Atur Jarak Printhead dengan Tepat

Jarak printhead yang tidak tepat dapat memengaruhi kualitas hasil cetak. Jika jaraknya terlalu jauh, kode bisa terlihat melebar, buram, atau kurang tajam.

Printhead sebaiknya dipasang pada posisi yang stabil dan sesuai dengan permukaan kardus. Dengan jarak yang tepat, hasil cetak akan lebih bersih, tajam, dan mudah dibaca.

Lakukan Sample Print pada Kardus Asli

Sample print sangat penting sebelum menentukan mesin, cartridge, atau setting final. Dengan sample print, pabrik bisa melihat langsung apakah hasil cetak sudah sesuai dengan material kardus, ukuran kode, posisi cetak, dan kebutuhan operasional.

Pengujian pada kardus asli juga membantu mengetahui apakah tinta terlalu menyerap, kurang kontras, atau membutuhkan setting khusus. Dengan begitu, risiko hasil cetak tidak sesuai saat produksi rutin bisa dikurangi.

Rekomendasi Posisi Cetak pada Kardus Produksi

tij untuk print di kardus produksi 3

Posisi cetak pada kardus produksi perlu ditentukan sejak awal agar kode tetap mudah dibaca saat produk masuk proses packing, penyimpanan, dan distribusi. Area cetak yang tepat dapat membantu tim produksi, QC, warehouse, dan logistik menemukan informasi produk dengan lebih cepat.

Jika posisi cetak kurang tepat, kode bisa tertutup lakban, label, lipatan kardus, atau sulit terlihat saat kardus sudah disusun di pallet dan rak gudang.

Bagian Samping Kardus

Bagian samping kardus cocok untuk kode yang perlu mudah terlihat saat produk sudah masuk gudang. Posisi ini memudahkan tim warehouse membaca informasi produk tanpa harus memindahkan atau membuka kardus.

Area samping juga cukup efektif untuk kardus yang disusun di pallet atau rak, karena kode tetap bisa terlihat dari sisi luar. Ini membantu proses stok opname, picking, dan distribusi menjadi lebih cepat.

Bagian Atas Kardus

Bagian atas kardus cocok untuk pengecekan cepat saat proses packing atau sebelum kardus ditutup. Posisi ini memudahkan operator dan QC memastikan kode sudah tercetak dengan benar sebelum produk masuk ke tahap berikutnya.

Namun, jika bagian atas kardus akan tertutup lakban, label, atau ditumpuk dengan kardus lain, posisi ini perlu dipertimbangkan kembali agar kode tidak hilang dari pandangan.

Area Kosong Dekat Label Produk

Area kosong dekat label produk bisa menjadi pilihan yang rapi dan mudah ditemukan. Posisi ini membantu operator, warehouse, dan logistik membaca kode tanpa harus mencari terlalu lama.

Selain itu, kode yang ditempatkan dekat label produk juga bisa membantu menjaga tampilan kardus tetap teratur. Informasi seperti batch code, expired date, SKU, atau kode internal bisa dikelompokkan di area yang mudah dicek.

Hindari Area Lakban, Lipatan, dan Permukaan Tidak Rata

Area yang terkena lakban, lipatan kardus, sealing, atau permukaan tidak rata sebaiknya dihindari. Bagian tersebut bisa membuat kode terpotong, tertutup, miring, atau sulit dibaca.

Pilih area cetak yang permukaannya lebih rata dan tidak terganggu proses packing. Dengan begitu, hasil cetak TIJ pada kardus produksi bisa lebih rapi, jelas, dan tetap terbaca sampai produk masuk gudang maupun distribusi.

Industri yang Banyak Menggunakan TIJ Coding Printer untuk Kardus Produksi

TIJ coding printer untuk kardus produksi banyak digunakan di industri yang membutuhkan kode rapi, jelas, dan mudah dibaca pada kemasan sekunder. Kode pada kardus membantu proses identifikasi produk, penyimpanan, distribusi, dan traceability tanpa harus membuka kemasan satu per satu.

Berikut beberapa industri yang banyak menggunakan coding pada kardus produksi.

Food & Beverage

Industri food & beverage banyak menggunakan kardus untuk produk makanan, minuman, snack, bumbu, saus, kopi, dan produk olahan lainnya.

Pada industri ini, kode seperti batch code, production date, expired date, SKU, dan kode distribusi membantu tim gudang membedakan produk berdasarkan varian, tanggal produksi, atau tujuan pengiriman. Dengan kode yang jelas, proses penyimpanan dan distribusi bisa berjalan lebih cepat dan akurat.

Pharmaceutical

Industri pharmaceutical menggunakan kardus sekunder untuk produk farmasi, healthcare, suplemen, dan produk kesehatan lainnya.

Kode pada kardus membantu kebutuhan traceability dan kontrol kualitas. Informasi seperti batch code, lot number, production date, dan kode internal penting untuk proses audit, pengecekan stok, distribusi, hingga penelusuran produk jika terjadi complaint atau kebutuhan recall.

Cosmetics, Personal & Home Care

Produk cosmetics, personal care, home care, dan consumer goods biasanya memiliki banyak varian. Mulai dari ukuran, aroma, warna, jenis produk, hingga kategori kemasan.

TIJ coding printer membantu mencetak kode pada kardus agar produk lebih mudah dibedakan saat proses picking, stok gudang, dan pengiriman. Kode yang rapi juga membantu menjaga tampilan kemasan sekunder tetap profesional.

Eggs & Egg Cartons

Pada industri telur dan produk agro, coding pada egg carton, kardus telur, atau kemasan distribusi membantu proses identifikasi produk berdasarkan tanggal produksi, batch, atau tujuan pengiriman.

Kode yang jelas membantu tim gudang dan distributor mengetahui asal produk, waktu produksi, dan kelompok pengiriman. Ini penting karena produk telur dan produk agro biasanya membutuhkan kontrol stok dan distribusi yang cepat.

Electronics & Electrical Components

Industri electronics dan electrical components sering menggunakan kardus untuk komponen elektronik, electrical parts, kabel, spare part, dan produk teknikal lainnya.

Kode pada kardus membantu membedakan tipe produk, nomor batch, kode produksi, atau tujuan pengiriman. Karena produk teknikal sering memiliki banyak varian yang mirip, kode yang jelas dapat membantu mengurangi risiko salah stok dan salah kirim.

Building Materials

Industri building materials menggunakan kardus untuk produk adhesive, komponen material bangunan, tools, spare part, dan produk industrial lainnya.

Kode pada kardus membantu proses tracking, penyimpanan, dan distribusi ke toko, proyek, atau distributor. Untuk produk dengan banyak ukuran, tipe, atau spesifikasi, kode yang mudah dibaca sangat membantu tim gudang dalam mengambil dan mengirim produk yang tepat.

Solusi Gressler untuk TIJ Coding Printer pada Kardus Produksi

pt nirwana tirta cij gressler amdk 2

Gressler adalah provider solusi industrial coding and marking yang membantu manufacturer memastikan product traceability, compliance, dan kualitas branding produk tetap terjaga. Untuk kebutuhan kardus produksi, Gressler membantu customer memilih solusi coding yang sesuai dengan jenis kardus, ukuran kode, kebutuhan gudang, dan alur produksi di lapangan.

Pada kardus produksi, masalah seperti kode buram, ukuran font tidak sesuai, posisi cetak berubah, atau kode sulit dibaca di gudang bisa terjadi jika mesin dan cartridge tidak tepat. Karena itu, Gressler tidak hanya menyediakan mesin, tetapi juga membantu dari tahap analisis kebutuhan sampai after-sales support.

Dukungan Gressler Meliputi

Gressler membantu customer memahami kebutuhan coding sebelum menentukan mesin yang paling sesuai. Tim Gressler dapat menganalisis jenis kardus, box, atau corrugated box yang digunakan, warna permukaan, area cetak, ukuran kode, hingga kebutuhan pembacaan kode oleh tim produksi, QC, warehouse, dan logistik.

Untuk memastikan hasil cetak sesuai kebutuhan produksi, Gressler juga dapat membantu melakukan sample print pada kardus asli customer. Dengan cara ini, customer bisa melihat langsung apakah hasil cetak sudah rapi, tajam, kontras, dan mudah dibaca sebelum mesin digunakan untuk produksi rutin.

Dukungan Gressler mencakup:

  • Konsultasi kebutuhan produksi
  • Analisis jenis kardus, box, atau corrugated box
  • Rekomendasi TIJ, CIJ, DOD, atau solusi lain yang sesuai
  • Pemilihan cartridge, tinta, dan consumable
  • Sample print pada kardus asli customer
  • Demo on-site di pabrik
  • Instalasi dan commissioning
  • Training operator
  • Maintenance training
  • Technical support
  • Field service
  • Phone assistance
  • Spare part dan consumable
  • Repair service
  • Service contract dan regular visit
  • CMS system integration jika membutuhkan conveyor, mini feeder, sensor, atau labeling machine

Dengan dukungan tersebut, customer tidak hanya mendapatkan TIJ coding printer, tetapi juga pendampingan agar proses coding pada kardus produksi berjalan lebih stabil, rapi, dan mudah dikontrol.

Produk dan Solusi Terkait

Untuk kebutuhan coding pada kardus produksi, Gressler menyediakan beberapa pilihan produk dan sistem pendukung, seperti:

  • TIJ Printer untuk mencetak batch code, expired date, SKU, dan kode internal dengan hasil rapi dan tajam.
  • CIJ Printer untuk kebutuhan coding pada line produksi yang lebih cepat dan continuous.
  • DOD Large Character Printer untuk kode berukuran besar yang mudah dibaca dari jarak jauh.
  • Conveyor system untuk membantu alur kardus lebih stabil saat proses coding.
  • Mini feeder untuk membantu proses feeding produk tertentu agar lebih praktis.
  • Inks & consumables yang disesuaikan dengan jenis kardus, warna permukaan, dan kebutuhan aplikasi.
  • CMS Package seperti conveyor, mini feeder, sensor, labeling machine, dan sistem integrasi lainnya.

Dengan pilihan solusi yang lengkap, Gressler dapat membantu customer menentukan sistem coding yang paling sesuai untuk kebutuhan kardus produksi, baik untuk produksi kecil, menengah, maupun line yang membutuhkan integrasi lebih stabil.

Kesimpulan

Kardus produksi membutuhkan kode yang jelas agar proses identifikasi, penyimpanan, picking, dan distribusi berjalan lebih cepat. Kode seperti batch code, expired date, SKU, dan lot number membantu tim produksi, QC, warehouse, dan logistik mengenali produk tanpa harus membuka kardus satu per satu.

TIJ coding printer dapat membantu mencetak kode pada kardus dengan hasil lebih rapi, tajam, dan mudah dibaca. Dengan pemilihan cartridge, ukuran font, posisi cetak, dan setting yang tepat, proses coding pada kardus bisa lebih stabil serta minim risiko salah stok atau salah kirim.

Widodo Prasetyo, SS

Widodo Prasetyo, SS

Sales Manager

Expert Reviewer

Widodo Prasetyo adalah Sales Manager Gressler yang berpengalaman dalam membantu customer menemukan solusi coding dan marking yang sesuai dengan kebutuhan produksi di wilayah barat Indonesia. Ia berperan dalam memahami kebutuhan customer, mulai dari jenis produk, material kemasan, volume produksi, kondisi line, hingga target efisiensi dan budget. Sebagai bagian dari tim sales Gressler, Widodo mendukung proses konsultasi, rekomendasi mesin, koordinasi demo, trial mesin, serta pemilihan solusi yang tepat untuk berbagai kebutuhan industri manufaktur. Pengalamannya mencakup solusi CIJ, TIJ, TTO, DOD Large Character Printer, Laser Marking, Handheld Inkjet Printer, inks & consumables, serta sistem pendukung seperti conveyor dan CMS package.

Lihat Profile Reviewer

Tag :

Share artikel ini

Widodo Prasetyo, SS

Widodo Prasetyo, SS

Sales Manager

Expert Reviewer

Widodo Prasetyo adalah Sales Manager Gressler yang berpengalaman dalam membantu customer menemukan solusi coding dan marking yang sesuai dengan kebutuhan produksi di wilayah barat Indonesia. Ia berperan dalam memahami kebutuhan customer, mulai dari jenis produk, material kemasan, volume produksi, kondisi line, hingga target efisiensi dan budget. Sebagai bagian dari tim sales Gressler, Widodo mendukung proses konsultasi, rekomendasi mesin, koordinasi demo, trial mesin, serta pemilihan solusi yang tepat untuk berbagai kebutuhan industri manufaktur. Pengalamannya mencakup solusi CIJ, TIJ, TTO, DOD Large Character Printer, Laser Marking, Handheld Inkjet Printer, inks & consumables, serta sistem pendukung seperti conveyor dan CMS package.

Hubungi expert coding & marking kami hari ini

Jelajahi bagaimana continuous inkjet printers Gressler dapat meningkatkan operasional kemasan Anda!

Anda mungkin juga suka artikel ini