Dalam operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), setiap ompreng perlu memiliki informasi waktu yang jelas, seperti jam makanan matang dan batas waktu konsumsi. Data ini dapat berubah pada setiap proses produksi, sehingga dibutuhkan metode pencetakan yang fleksibel dan mudah disesuaikan.
Salah satu teknologi yang bisa digunakan adalah handheld inkjet printer, karena dapat mencetak informasi langsung pada ompreng tanpa membutuhkan conveyor. Gressler memiliki beberapa tipe handheld dengan ukuran dan kemampuan cetak yang berbeda. Untuk kebutuhan ompreng MBG, dua tipe yang dapat dipertimbangkan adalah GTH-050 dan GTH-200.
Lalu, apa perbedaan keduanya dan tipe mana yang lebih sesuai untuk kebutuhan pencetakan di SPPG? Simak perbandingannya berikut ini.
Kenapa Handheld Inkjet Cocok untuk Ompreng MBG?

Handheld inkjet printer cocok digunakan untuk kebutuhan pencetakan pada ompreng MBG karena sifatnya portable dan fleksibel. Printer dapat dibawa langsung ke area packing, sehingga operator tidak perlu menyiapkan conveyor atau sistem produksi otomatis terlebih dahulu.
Ompreng juga dapat dicetak satu per satu sesuai kebutuhan. Hal ini cukup membantu karena informasi seperti jam matang dan batas waktu konsumsi dapat berubah pada setiap produksi.
Contoh informasi yang bisa dicetak:
JAM MATANG: 07.30 WIB
BATAS KONSUMSI: 11.30 WIB
SPPG: CIBUBUR 01
Selain itu, handheld inkjet juga cocok untuk variable data, yaitu informasi yang dapat diubah langsung dari printer tanpa perlu membuat desain baru setiap kali produksi. Data seperti tanggal, jam, batch, atau identitas SPPG dapat diperbarui oleh operator sesuai kondisi aktual.
Namun, memilih handheld inkjet sebaiknya tidak hanya berdasarkan harga. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
- Ukuran informasi yang ingin dicetak.
- Jumlah baris dalam satu area print.
- Luas area cetak pada ompreng.
- Kenyamanan printer saat digunakan operator.
- Jenis data yang akan dicetak setiap hari.
Karena itu, kebutuhan SPPG yang hanya mencetak informasi singkat bisa berbeda dengan SPPG yang ingin mencetak beberapa baris data sekaligus. Perbedaan inilah yang nantinya menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih antara GTH-050 dan GTH-200.
Apa Saja Tipe Handheld Inkjet Gressler untuk Ompreng MBG?
Untuk kebutuhan pencetakan pada ompreng MBG, Gressler memiliki beberapa pilihan handheld inkjet yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan operasional SPPG. Dua tipe yang dapat dipertimbangkan adalah Gressler GTH-050 Mini Portable Thermal Inkjet dan Gressler GTH-200 Smart Handheld Inkjet Printer.
Keduanya sama-sama dirancang untuk pencetakan manual yang fleksibel dan dapat digunakan tanpa conveyor. Namun, karakter keduanya berbeda, terutama pada ukuran printer, tinggi area cetak, ukuran layar, dan kapasitas informasi yang ingin dicetak.
Gressler GTH-050 untuk Cetak Informasi Ringkas pada Ompreng

Gressler GTH-050 merupakan mini portable thermal inkjet printer yang cocok untuk kebutuhan pencetakan manual pada ompreng MBG. Ukurannya compact dan ringan, sehingga mudah digunakan operator untuk mencetak langsung di area packing.
Ukuran Compact dan Ringan
GTH-050 memiliki bobot sekitar 150 gram, layar touchscreen 2,4 inci, baterai 2500 mAh, resolusi hingga 600 DPI, dan print height sekitar 2–12,7 mm.
Karena dimensinya kecil, printer ini praktis digunakan untuk mencetak ompreng satu per satu tanpa membutuhkan conveyor.
Bisa Mencetak hingga Dua Baris Informasi
Walaupun area cetaknya lebih kecil dibanding GTH-200, GTH-050 tetap bisa digunakan untuk mencetak dua baris informasi, selama ukuran font dan layout disesuaikan dengan print height maksimal 12,7 mm.
Contohnya:
JAM MATANG: 07.30 WIB
BATAS KONSUMSI: 11.30 WIB
atau:
17/09/2026
BATCH: MBG170926-A
Jadi, GTH-050 tidak hanya cocok untuk satu baris. Tipe ini tetap dapat digunakan untuk kebutuhan dua baris selama informasinya tidak terlalu besar atau terlalu padat.
Cocok untuk Informasi yang Tetap Ringkas
GTH-050 lebih tepat digunakan jika informasi yang dicetak masih relatif sederhana, misalnya:
- Jam matang.
- Batas waktu konsumsi.
- Tanggal.
- Batch.
- Identitas singkat SPPG.
- Kombinasi dua baris data sederhana.
Kalau kebutuhan cetaknya lebih banyak, ukuran tulisan ingin dibuat lebih besar, atau layout membutuhkan beberapa elemen sekaligus, GTH-200 akan memberikan area cetak yang lebih luas.
Bisa Mencetak Text hingga QR Code
Berdasarkan spesifikasinya, GTH-050 mendukung berbagai format cetak seperti text, date, QR code, barcode, logo, image, dan table.
Artinya, penggunaannya tidak terbatas pada jam dan batas konsumsi saja, tetapi juga dapat digunakan untuk kebutuhan identifikasi atau traceability sederhana di SPPG.
Bisa Digunakan pada Metal dan Material Lain
GTH-050 mendukung material seperti:
- Carton.
- Plastic.
- Metal.
- Wood.
- Flexible packaging.
Untuk aplikasi pada ompreng berbahan stainless steel, sample print pada material asli tetap disarankan untuk memastikan daya rekat tinta, waktu pengeringan, dan hasil cetaknya sesuai kebutuhan.
Gressler GTH-200 untuk Area Cetak Lebih Besar

Gressler GTH-200 merupakan handheld inkjet printer yang cocok digunakan ketika SPPG membutuhkan area cetak lebih besar dan informasi yang lebih lengkap pada ompreng. Dibandingkan GTH-050, tipe ini memberikan ruang cetak yang lebih luas sehingga data bisa dibuat lebih besar, lebih mudah terlihat, atau disusun dalam beberapa baris.
Print Height hingga 25,4 mm
Salah satu perbedaan utama GTH-200 adalah print height hingga 25,4 mm. Ukuran ini dua kali lebih tinggi dibanding maksimum area cetak GTH-050.
Area cetak yang lebih besar membuat GTH-200 cocok jika informasi yang ingin dicantumkan:
- Lebih besar.
- Lebih mudah dibaca.
- Terdiri dari beberapa baris.
- Memuat data lebih banyak.
Contohnya:
SPPG CIBUBUR 01
JAM MATANG: 07.30 WIB
BATAS KONSUMSI: 11.30 WIB
Dengan ruang cetak yang lebih luas, operator bisa menyusun informasi dengan lebih fleksibel tanpa harus membuat tulisan terlalu kecil.
Layar 5 Inci untuk Pengaturan Data
GTH-200 menggunakan touchscreen 5 inci, sehingga area pengaturan datanya lebih besar dibandingkan GTH-050.
Layar yang lebih besar dapat membantu operator saat perlu mengatur beberapa elemen sekaligus, seperti:
- Beberapa baris tulisan.
- Ukuran font.
- Tanggal.
- Barcode.
- QR code.
- Counter.
- Database.
Hal ini cukup membantu ketika informasi yang dicetak tidak hanya berupa satu baris batas waktu konsumsi, tetapi juga mencakup identitas SPPG, batch, tanggal, atau kode internal.
Mendukung Berbagai Variable Data
GTH-200 juga mendukung berbagai jenis variable data, yaitu informasi yang bisa diubah sesuai kebutuhan produksi.
Berdasarkan brosur GTH Series, data yang dapat dicetak meliputi:
- Text.
- Numbers.
- Images.
- Logo.
- QR code.
- Barcode.
- Dates.
- Counter.
- Database.
Jadi, penggunaannya tidak hanya terbatas untuk mencetak jam matang dan batas waktu konsumsi. GTH-200 juga dapat digunakan untuk kebutuhan identifikasi dan pencatatan internal di SPPG.
Bisa Menggunakan Water-Based dan Solvent-Based Ink
GTH Series mendukung penggunaan water-based ink maupun solvent-based ink. Pemilihan jenis tinta perlu disesuaikan dengan material yang akan dicetak.
Keunggulan Handheld Inkjet Printer untuk Ompreng MBG

Handheld inkjet printer memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya cocok digunakan untuk kebutuhan pencetakan pada ompreng MBG. Bukan hanya karena portable, tetapi juga karena data yang dicetak bisa disesuaikan dengan kebutuhan operasional sehari-hari. Berikut ini adalah keunggulan handheld inkjet printer:
Informasi Waktu Bisa Diubah Sesuai Kebutuhan
Salah satu keunggulan utama handheld printer adalah kemampuannya mencetak variable data. Artinya, informasi seperti jam matang, batas waktu konsumsi, tanggal, batch, atau identitas SPPG bisa diubah langsung dari printer.
Contohnya:
JAM MATANG: 07.30 WIB
BATAS KONSUMSI: 11.30 WIB
Jika pada produksi berikutnya waktunya berubah, operator cukup mengganti datanya tanpa perlu membuat label atau desain baru.
Bisa Dicetak Langsung Satu per Satu
Handheld printer dapat digunakan langsung pada ompreng tanpa membutuhkan conveyor. Operator cukup membawa printer ke area packing lalu mencetak informasi pada masing-masing wadah.
Cara ini cukup fleksibel untuk SPPG yang belum menggunakan sistem coding otomatis.
Tinta Bisa Dibersihkan Saat Ompreng Dicuci
Untuk ompreng yang digunakan kembali, hasil cetak lama tentu perlu dihilangkan sebelum digunakan pada produksi berikutnya.
Tinta handheld Gressler untuk aplikasi ini dapat dibersihkan saat proses pencucian menggunakan sabun cuci piring, sehingga informasi lama seperti tanggal dan batas waktu konsumsi tidak tertinggal pada ompreng berikutnya.
Di sisi lain, tinta tetap dirancang agar tidak mudah hilang hanya karena terkena cipratan air, sehingga informasi masih dapat terbaca selama proses distribusi.
Tersedia Pilihan Tinta untuk Aplikasi Food Contact
Karena ompreng digunakan sebagai wadah makanan, pemilihan tinta menjadi hal yang penting.
Gressler menyediakan pilihan tinta handheld yang memiliki dukungan direct food contact sesuai spesifikasi dan dokumen sertifikasinya. Dengan begitu, pemilihan tinta tidak hanya mempertimbangkan daya rekat pada stainless steel, tetapi juga keamanan untuk aplikasi yang berkaitan dengan pangan.
Portable dan Mudah Digunakan
Ukuran handheld printer relatif compact dan mudah dibawa ke berbagai area kerja. Hal ini memudahkan operator jika proses packing dilakukan di beberapa titik atau posisi ompreng tidak selalu berada di tempat yang sama.
Bisa Digunakan untuk Data Lain
Selain jam matang dan batas waktu konsumsi, handheld printer juga dapat digunakan untuk mencetak:
- Tanggal produksi.
- Nomor batch.
- Identitas SPPG.
- Nomor produksi.
- Barcode.
- QR code.
- Kode internal.
Dengan begitu, satu printer dapat membantu beberapa kebutuhan pencetakan sekaligus di area produksi dan distribusi SPPG.
Apa Perbedaan GTH-050 dan GTH-200?

GTH-050 dan GTH-200 sama-sama menggunakan teknologi Thermal Inkjet dan bisa digunakan untuk mencetak variable data pada berbagai material, termasuk metal. Perbedaan utamanya ada pada ukuran printer, tinggi area cetak, ukuran layar, serta kebutuhan aplikasinya.
| Spesifikasi | GTH-050 | GTH-200 |
|---|---|---|
| Teknologi | Thermal Inkjet | Thermal Inkjet |
| Print Height | 2–12,7 mm | 25,4 mm |
| Resolusi | Hingga 600 DPI | 600 DPI |
| Layar | 2,4 inci | 5 inci |
| Bobot | ±150 gram | — |
| Jenis tinta | Gressler TIJ Ink 42 ml | Water-based & solvent-based |
| Text/Date | Ya | Ya |
| Barcode/QR Code | Ya | Ya |
| Material metal | Ya | Ya |
| Karakter utama | Mini & sangat portable | Area cetak lebih besar |
GTH-050 atau GTH-200, Mana yang Cocok untuk Ompreng MBG?
Pemilihan antara GTH-050 dan GTH-200 sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan pencetakan di masing-masing SPPG. Keduanya sama-sama dapat digunakan untuk mencetak informasi seperti jam matang, batas waktu konsumsi, tanggal, batch, barcode, hingga QR code, tetapi memiliki perbedaan pada ukuran printer dan area cetaknya.
Pilih GTH-050 Jika…
GTH-050 cocok jika kebutuhan pencetakan masih relatif ringkas dan mengutamakan printer yang compact serta ringan.
Tipe ini bisa digunakan untuk mencetak satu hingga dua baris informasi, misalnya:
JAM MATANG: 07.30 WIB
BATAS KONSUMSI: 11.30 WIB
GTH-050 dapat dipertimbangkan jika:
- Informasi yang dicetak tidak terlalu banyak.
- Membutuhkan satu atau dua baris data.
- Tidak membutuhkan ukuran tulisan terlalu besar.
- Operator perlu membawa printer berpindah-pindah.
- Mengutamakan ukuran printer yang kecil dan ringan.
- Mencari pilihan yang lebih affordable untuk kebutuhan cetak sederhana.
Dengan print height hingga 12,7 mm, GTH-050 sudah cukup untuk kebutuhan seperti jam, tanggal, batch, atau batas waktu konsumsi selama layout disesuaikan.
Pilih GTH-200 Jika…
GTH-200 lebih sesuai jika SPPG membutuhkan area cetak yang lebih besar atau ingin menampilkan informasi dengan ukuran yang lebih mudah terlihat.
Dengan print height hingga 25,4 mm, GTH-200 memberikan ruang lebih luas untuk menyusun beberapa informasi sekaligus.
Contohnya:
SPPG CIBUBUR 01
17/09/2026
JAM MATANG: 07.30 WIB
BATAS KONSUMSI: 11.30 WIB
GTH-200 dapat dipertimbangkan jika:
- Informasi yang dicetak lebih banyak.
- Membutuhkan tulisan lebih besar.
- Ingin mencantumkan identitas SPPG sekaligus.
- Membutuhkan beberapa baris informasi.
- Ingin menggabungkan text, tanggal, batch, barcode, atau QR code dalam satu area cetak.
- Menginginkan layar yang lebih besar untuk pengaturan data.
Jadi, GTH-050 lebih cocok untuk kebutuhan yang ringkas, portable, dan efisien secara budget, sedangkan GTH-200 lebih sesuai untuk kebutuhan cetak yang lebih besar dan informasi yang lebih lengkap.
Berapa Banyak Ompreng yang Bisa Dicetak dengan Handheld?

Jumlah ompreng yang bisa dicetak dengan handheld inkjet tidak bisa ditentukan hanya dari spesifikasi printer. Produktivitas di lapangan sangat bergantung pada cara kerja operator dan kondisi area packing.
Beberapa faktor yang memengaruhi kecepatan pencetakan antara lain:
- Jumlah informasi yang dicetak.
- Ukuran area print.
- Jumlah baris data.
- Kecepatan operator.
- Posisi ompreng saat dicetak.
- Layout area packing.
- Jumlah ompreng yang harus diproses.
- Seberapa sering data perlu diubah.
Sebagai contoh, pencetakan dua baris sederhana seperti:
JAM MATANG: 07.30 WIB
BATAS KONSUMSI: 11.30 WIB
tentu memiliki alur kerja yang berbeda dibanding pencetakan beberapa baris lengkap dengan identitas SPPG, batch, barcode, atau QR code.
Posisi ompreng juga berpengaruh. Jika ompreng sudah tersusun rapi dan area cetaknya mudah dijangkau, operator dapat bekerja lebih cepat dibanding harus memindahkan atau memutar ompreng satu per satu sebelum mencetak.
Karena itu, untuk mengetahui kapasitas yang realistis, sebaiknya dilakukan simulasi langsung menggunakan workflow SPPG sebenarnya. Dari trial tersebut dapat dilihat berapa lama waktu yang dibutuhkan operator untuk mencetak satu ompreng dan apakah metode handheld masih sesuai dengan target produksi.
Keunggulan Handheld Inkjet Printer untuk Ompreng MBG

Handheld inkjet printer memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya cocok digunakan untuk kebutuhan pencetakan pada ompreng MBG. Bukan hanya karena portable, tetapi juga karena data yang dicetak bisa disesuaikan dengan kebutuhan operasional sehari-hari.
Informasi Waktu Bisa Diubah Sesuai Kebutuhan
Salah satu keunggulan utama handheld printer adalah kemampuannya mencetak variable data. Artinya, informasi seperti jam matang, batas waktu konsumsi, tanggal, batch, atau identitas SPPG bisa diubah langsung dari printer.
Contohnya:
JAM MATANG: 07.30 WIB
BATAS KONSUMSI: 11.30 WIB
Jika pada produksi berikutnya waktunya berubah, operator cukup mengganti datanya tanpa perlu membuat label ompreng MBG atau desain baru.
Bisa Dicetak Langsung Satu per Satu
Handheld printer dapat digunakan langsung pada ompreng tanpa membutuhkan conveyor. Operator cukup membawa printer ke area packing lalu mencetak informasi pada masing-masing wadah.
Cara ini cukup fleksibel untuk SPPG yang belum menggunakan sistem coding otomatis.
Baca juga: Cara Cantumkan Batas Waktu Konsumsi pada Ompreng MBG
Tinta Bisa Dibersihkan Saat Ompreng Dicuci
Untuk ompreng yang digunakan kembali, hasil cetak lama tentu perlu dihilangkan sebelum digunakan pada produksi berikutnya.
Tinta handheld Gressler untuk aplikasi ini dapat dibersihkan saat proses pencucian menggunakan sabun cuci piring, sehingga informasi lama seperti tanggal dan batas waktu konsumsi tidak tertinggal pada ompreng berikutnya.
Di sisi lain, tinta tetap dirancang agar tidak mudah hilang hanya karena terkena cipratan air, sehingga informasi masih dapat terbaca selama proses distribusi.
Tersedia Pilihan Tinta untuk Aplikasi Food Contact
Karena ompreng digunakan sebagai wadah makanan, pemilihan tinta menjadi hal yang penting.
Gressler menyediakan pilihan tinta handheld yang memiliki dukungan direct food contact sesuai spesifikasi dan dokumen sertifikasinya. Dengan begitu, pemilihan tinta tidak hanya mempertimbangkan daya rekat pada stainless steel, tetapi juga keamanan untuk aplikasi yang berkaitan dengan pangan.
Portable dan Mudah Digunakan
Ukuran handheld printer relatif compact dan mudah dibawa ke berbagai area kerja. Hal ini memudahkan operator jika proses packing dilakukan di beberapa titik atau posisi ompreng tidak selalu berada di tempat yang sama.
Bisa Digunakan untuk Data Lain
Selain jam matang dan batas waktu konsumsi, handheld printer juga dapat digunakan untuk mencetak:
- Tanggal produksi.
- Nomor batch.
- Identitas SPPG.
- Nomor produksi.
- Barcode.
- QR code.
- Kode internal.
Dengan begitu, satu printer dapat membantu beberapa kebutuhan pencetakan sekaligus di area produksi dan distribusi SPPG.
Kesimpulan
Gressler GTH-050 dan GTH-200 sama-sama dapat digunakan untuk mencetak informasi pada ompreng MBG, seperti jam matang, batas waktu konsumsi, tanggal, batch, hingga identitas SPPG. Perbedaannya terutama ada pada ukuran printer dan area cetaknya.
GTH-050 lebih cocok untuk kebutuhan yang ringkas, portable, dan efisien secara budget. Dengan print height hingga 12,7 mm, tipe ini masih dapat digunakan untuk mencetak satu hingga dua baris informasi selama layout disesuaikan.
Sementara itu, GTH-200 lebih sesuai jika dibutuhkan area cetak yang lebih besar, tulisan yang lebih mudah terlihat, atau informasi yang lebih banyak dalam beberapa baris.
FAQ Handheld Inkjet Printer untuk Ompreng MBG
1. Apa perbedaan GTH-050 dan GTH-200?
Perbedaan utamanya ada pada ukuran printer, print height, dan area pengaturan data. GTH-050 lebih compact dengan print height hingga 12,7 mm, sedangkan GTH-200 memiliki print height hingga 25,4 mm untuk kebutuhan cetak yang lebih besar atau lebih banyak informasi.
2. Apakah GTH-050 bisa mencetak dua baris?
Bisa. GTH-050 tetap dapat digunakan untuk mencetak satu hingga dua baris informasi, selama ukuran font dan layout disesuaikan dengan area cetak maksimal 12,7 mm.
Contohnya:
JAM MATANG: 07.30 WIB
BATAS KONSUMSI: 11.30 WIB
3. Kapan sebaiknya memilih GTH-050?
GTH-050 cocok jika kebutuhan cetaknya relatif ringkas, mengutamakan printer yang ringan dan portable, serta tidak membutuhkan tulisan terlalu besar. Tipe ini juga dapat menjadi pilihan yang lebih affordable untuk kebutuhan cetak sederhana.
4. Kapan sebaiknya memilih GTH-200?
GTH-200 lebih cocok jika informasi yang ingin dicetak lebih banyak, membutuhkan tulisan lebih besar, atau ingin mencantumkan beberapa baris seperti identitas SPPG, tanggal, jam matang, dan batas waktu konsumsi sekaligus.
5. Apakah GTH-050 dan GTH-200 bisa mencetak pada ompreng stainless steel?
Keduanya mendukung aplikasi pada material metal. Namun, hasil akhirnya tetap dipengaruhi oleh jenis tinta, kondisi permukaan, dan finishing ompreng. Karena itu, sample print pada ompreng asli tetap disarankan.
6. Informasi apa saja yang bisa dicetak pada ompreng MBG?
Handheld inkjet dapat digunakan untuk mencetak:
- Jam matang.
- Batas waktu konsumsi.
- Tanggal.
- Nomor batch.
- Identitas SPPG.
- Nomor produksi.
- Barcode.
- QR code.
- Kode internal.
7. Apakah informasi jam dan batas konsumsi bisa diubah setiap hari?
Bisa. Handheld inkjet mendukung variable data, sehingga operator dapat mengganti tanggal, jam matang, batas konsumsi, batch, atau informasi lainnya sesuai kebutuhan produksi.
8. Apakah tinta handheld aman untuk aplikasi ompreng MBG?
Gressler menyediakan pilihan tinta yang didukung dokumen atau sertifikasi direct food contact sesuai spesifikasinya. Pemilihan tinta tetap perlu disesuaikan dengan material dan area pencetakan.
9. Apakah hasil cetak mudah hilang jika terkena air?
Tinta untuk aplikasi ini tidak mudah hilang hanya karena terkena cipratan air. Hal ini membantu informasi tetap terbaca selama proses handling dan distribusi.
10. Apakah tinta bisa dibersihkan saat ompreng dicuci?
Bisa. Tinta yang digunakan untuk aplikasi ini dapat dibersihkan menggunakan sabun cuci piring, sehingga kode lama dapat dihilangkan sebelum ompreng digunakan kembali.



